SHARE

5 cara mengatasi alergi bumbu penyedapBumbu penyedap masakan atau monosodium glutamat merupakan zat yang biasa ditambahkan pada setiap masakan. Tujuan utamanya yaitu untuk menambah cita rasa masakan, meningkatkan unsur gurih pada makanan. Selain pada masakan rumahan, zat ini bisa pula ditemukan pada makanan kalengan, kerikpik dan daging olahan serta beberapa bumbu penyedap olahan.

Artikel terkait: Alergi tomat Gejala dan pengobatan

Alergi pada bumbu penyedap makanan sebenarnya sangat jarang terjadi. Gangguan ini biasanya dimiliki oleh orang yang memiilki intoleransi pada zat aditif dan umumnya gangguan gejala hanya berlangsung singkat dan ringan. Meski demikian, pada beberapa kasus alergi ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang parah. Mengingat pentingnya mengetahui apa yang perlu dihindari dan bagaimana mengobati alergi ini, berikut ini yovebi.com menuliskan artikel yang membahas topik tersebut.

Gejala yang ditunjukkan alergi bumbu penyedap masakan

Sementara lebih dari 98 persen populasi manusia dapat mengkonsumsi MSG tanpa efek samping, untuk beberapa orang penyedap masakan bisa menimbulkan alergi hingga berujung pada gangguan kesehatan. Gejala yang mungkin terjadi meliputi:

  • Sakit kepala
  • Nyeri pada dada
  • Wajah membengkak
  • Mati rasa terutama di daerah mulut
  • Keringat berlebihan

Baca juga: Penjelasan penyebab sakit perut pada anak-anak

Gejala yang lebih serius diakibatkan alergi ini berupa:

  • Sakit pada dada
  • Jantung sering berdebar kencang
  • Anafiaksis (alergi akut) hingga mengancam jiwa
  • Sesak nafas

5 cara mengatasi alergi bumbu penyedap

1. Buatlah sebuah daftar

Sangat penting bagi anda untuk menuliskan sebuah daftar makanan yang anda konsumsi selama 24 jam sebelumnya. Metode ini sangat sederhana dan sudah sering digunakan untuk mendapatkan semua jenis masakan yang menyebabkan alergi.

2. Buatlah sebuah catatan tentang daftar gejala yang anda alami

Cara ini sangat sesuai bagi anda yang ingin mengetahui secara keseluruhan makanan apa saja yang mengandung MSG. Gangguan kesehatan berupa: sakit kepala parah, mati rasa di sekiar mulut, mulut kesemutan, ruam, tubuh lemah hingga mual. Reaksi yang lebih serius ditunjukkan dengan memburuknya kondisi penghilatan, nyeri di dada serta kesulitan untuk bernafas.

3. Penelitian MSG dan penyebab gangguan kesehatan

Dokter ahli bisa saja menyarankan anda mengikuti sebuah test medis untuk mendiagnosa reaksi alergi yang anda alami. Dengan tujuan mendapatkan hasil yang akurat, anda diberikan bumbu penyedap makanan. Setelah itu, gejala yang anda miliki akan dimonitor selama 2 hari berikutnya. Anda diharuskan menunggu selama 1 jam di rumah sakit untuk memastikan ada atau tidaknya reaksi yang lebih parah. Setelah itu, anda akan diperbolehkan pulang dan diberikan informasi kapan dan bagaimana menghubungi dokter apabila gejala alergi bumbu masakan muncul

Artikel terkait: Cara mengobati alergi karena gigitan nyamuk

4. Suplement dengan Vitamin B6

Para peneliti menemukan bahwa lebih dari 80% alergi penyedap masakan berhenti setelah mengkonsumsi sekitar 50 mg vitamin B6 selama kurang lebih 12 minggu. Sepertinya anda mengalami alergi MSG dikarenakan kekurangan vitamin B6. Tidak ada salahnya mencoba vitamin ini, dan lihat apakah gejala alergi masih ada atau menghilang.

5. Pengobatan

Kebanyakan penderita alergi bumbu masakan mengalami reaksi ringan yang nantinya menghilang begitu saja tanpa melalui pengobatan. Meskipun demikian, gejala yang lebih serius seperti anafilaksis membutuhkan penanganan medis secepat mungkin. Jangan lupa sediakan suntikan epinephrine (adrenalin) sekedar berjaga-jaga untuk situasi darurat. Anda dapat segera mengenali gejala-gejala serius dari alergi ini seperti: sesak nafas, bibir atau tenggorokan bengkak, nyeri dada serta jantung berdebar-debar. Jika anda mengalaminya, pastikan segera mendapatkan pertolongan medis.

Baca juga: Cara menghilangkan alergi pada makanan

Alergi Penyedap masakan – Yang harus dihindari

Bagian terpenting disini adalah anda harus tahu ada banyak nama-nama bumbu penyedap masakan yang ada di pasaran, namun tetap saja mereka memiliki kandungan MSG yang sama dan sama-sama mampu memicu reaksi alergi. Apabila anda bingung pengganti MSG untuk masakan, cobalah option dibawah ini:

  • Ekstrak ragi
  • Ekstrak Kedelai
  • Ekstrak Ragi terhidrolisis
  • Protein nabagi terhidrolisis

Jenis makanan yang harus dihindari

5 cara mengatasi alergi bumbu penyedapSetelah anda sepenuhnya menjauhi MSG atau penyedap masakan, akan banyak perubahan yang bisa anda rasakan termasuk daftar belanjaan anda. Berikut ini daftar yang bersifat panduan. Sebenarnya ada banyak sekali makanan yang dapat memicu reaksi alergi MSG, namun yang utama untuk diwaspadai adalah makanan-makanan dibawah ini:

Makanan siap saji, makanan ringan yang beraroma dan asin seperti kerupuk, keripik dan kacang-kacangan.
Beberapa jenis kaldu glutamat meski tertulis tidak mengandung MSG, hindari bumbu masakan kaldu ayam atau daging sapi.
Hindari sup yang dimasak dengan kaldu, campuran instant dan semua krim sup seperti jamur, seledri atau ayam.
Hindari makanan siap saji seperti makanan beku, makanan dengan aneka rasa, mie instant dan sejenisnya.

Artikel terkait: Gejala dan alergi kerang

Sudah menjadi rahasia umum di masyarakat bahwa banyak restoran asia yang menggunakan penyedap masakan berlebihan. Penting untuk dicatat bahwa bukan hanya restoran asia, tempat-tempat makan umum bahkan restoran keluarga sekalipun menggunakan MSG, ikuti selalu setiap reaksi tubuh setiap kali makan di restoran manapun. Jika setelahnya anda mengalami reaksi alergi berupa migrain atau mual beberapa jam setelah makan, dikemudian hari anda harus menghindari rumah makan tersebut.

Ingatlah bahwa restoran dengan pelayanan paling mewah sekalipun, anda masih memiliki kontak dengan MSG. Oleh karenannya perhatikan menu makanan berikut ini:

  • Kentang goreng
  • Daging goreng dan yang dilapisi tepung roti
  • Salad
  • Makanan dengan kaldu
  • Beberapa sambal pasta
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 2 =