SHARE

pneumonia pada bayi baru lahirPneumonia pada bayi baru lahir ditandai dengan beberapa ciri. Gejala paling utama adalah gangguan kesehatan ini berkembang dengan sangat cepat. Jika pada orang dewasa, serangan penyakit ini dapat dibagi menjadi beberapa tahap, pneumonia neonatal (bayi) berlangsung cepat dan tiba-tiba. Pneumonia tersebut berkembang pesat dan menyebabkan kegagalan pernafasan.

Baca juga: Penyebab susah hamil, Penyakit dan kondisi

Sifat lain dari pneumonia pada bayi baru lahir adalah hadirnya gejala keracunan. Jadi, bila anak yang berusia lebih dewasa, pneumonia hadir dengan gejala paru (batuk, sesak napas), maka untuk bayi yang baru lahir berlaku sindrom keracunan (kegagalan makan, kejang, muntah).

Pneumonia pada bayi baru lahir memiliki gejala berikut:

  • tidak menyusui;
  • sering regurgitasi dan muntah;
  • sesak napas atau mendengus;
  • kejang;
  • hilang kesadaran.

Hal pertama yang mesti para ibu khawatirkan adalah kenyataan sang buah hati menolak untuk makan. Ia merintih, terlihat gelisah, membanting dadanya. Suhu tubuh bayi sulit untuk di monitor, sehingga menambah problema untuk mendiagnosis penyakit. Peningkatan atau penuruan suhu tubuh adalah pedoman yang sering diamati pada bayi prematur. Suhu tinggi merupakan karakteristik untuk anak-anak yang lahir normal.

Artikel terkait: Gejala pneumonia atau radang paru pada anak-anak

Pada bayi baru lahir akan segera menunjukkan tanda-tanda gangguan pernapasan. Dalam kondisi ini, tubuh anak menerima oksigen yang tidak memadai sehingga jaringan tubuh bayi mulai mengalami kelaparan oksigen. Oleh sebab itu, kulit anak berubah warna menjadi kebiru-biruan.

Anda akan melihat kulit wajah mulai berubah warna biru. Napas menjadi dangkal dan sering tidak teratur.Frekuensi pernapasan setinggi 80-100 pada tingkat 40 – 60 per menit. Pada saat yang sama sang buah hati akan sering mengeluh. Irama pernapasan juga terganggu, dan di bibir anak-anak sering muncul busa dan air liur. Kram terjadi pada setengah kasus anak yang terkena pneumonia dengan suhu tubuh demikian. Kejadian ini biasa disebut demam kejang.

Perbedaan lain dari pneumonia pada bayi yang baru lahir adalah gangguan lain yang disebut pneumonia intrauterin (dalam kandungan. Janin dengan pneumonia merupakan salah satu gangguan yang telah berkembang pada anak saat ia masih dalam kandungan. Alasan ini bisa terjadi adalah berbagai infeksi yang diderita seorang wanita selama masa kehamilan. Demikian juga karakteristik pneumonia intrauterin adalah bayi prematur. Radang paru terlihat segera setelah lahir dan ditandai dengan sejumlah gejala.

Pneumonia atau radang paru janin pada bayi baru lahir memiliki ciri:

  • tangisan pertama bayi lemah atau bahkan tidak ada;
  • kulit bayi berwarna kebiruan;
  • berisik ketika bernapas, diserta beberapa suara pecah;
  • berkurangnya refleks, respon anak buruk terhadap rangsangan;
  • anak tidak menyukai ASI;
  • kemungkinan terjadi pembengkakan anggota tubuh.

Adapun jenis pneumonia ini dapat berkembang dikala proses persalinan berlangsung yang disebabkan oleh cairan amniotik terhirup oleh bayi.

Radang paru pada bayi baru lahir paling sering disebabkan oleh bakteri flora. Adapun mereka adalah peptostreptokokki (genus of anaerobic), Bacteroides, E. coli, tetapi paling yang paling sering adalah streptokokus grup B. Pada anak, setelah berusia enam bulan pneumonia berkembang dengan latar belakang infeksi virus. Jadi, siklus pertama mengembangkan infeksi virus (misalnya, influenza), yang kemudian bergabung dengan bakteri.

Baca juga: Gejala dan pengobatan sariawan mulut pada bayi

Agen penyebab pneumonia paling sering pada bayi

Baru lahir –

1 bulan

  • Streptokokus Group B
  • Cytomegalovirus
  • Gram negatif basil.
1 bulan –

3 bulan

  • Virus influenza dan parainfluenza
  • Syncytial virus
  • Pneumokokus
  • Klamidia
  • Staphylococcus aureus;
¬†3 bulan –

1 tahun

  • Streptococcus grup A
  • Pneumokokus
  • Adenovirus
  • Rhinovirus

 

Untuk anak-anak di bulan pertama kehidupan (yaitu, bayi) ditandai dengan perkembangan pneumonia berukuran kecil atau bronkopneumonia. Bila dilihat dengan radiograf, pneumonia seperti kantong kecil yang dapat berada dalam satu atau dua paru-paru. Unilateral pneumonia kecil pada bayi relatif jinak. Sedangkan Bilateral bronkopneumonia bersifat ganas dan sebagian besar terjadi pada bayi prematur.

Artikel terkait: Mengenal infeksi saluran pernafasan

Untuk bayi baru lahir bentuk pneumonia ditandai sebagai berikut:

  • pneumonia fokus kecil – gambar yang lebih kecil di zona browning X-ray (pada film terlihat putih);
  • segmental pneumonia – radang menempati satu atau lebih segmen paru;
  • pneumonia interstitial – tidak¬† mempengaruhi alveoli dan jaringan interstisial antara mereka.
SHARE

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five + 2 =