SHARE

Sekitar 70 persen penderita batu empedu tidak menunjukkan gejala yang menarik perhatian dan seringkali tidak menyadari bahwa mereka memiliki batu empedu. Ironisnya seseorang baru sadar memiliki penyakit ini ketika melakukan diagnosis atas penyakit lain. Untuk alasan inilah mengapa penyakit ini dikenal dengan penyakit diam-diam tetapi mematikan.

Gejala batu empedu

Gejala batu empedu umumnya terjadi ketika sebuah batu tersangkut di salah satu saluran (tabung) yang membawa empedu ke dan dari kantong empedu (termasuk saluran cystic dan saluran-saluran empedu).

batu empedu penyakit diam dan mematikanGejala yang paling umum dari batu empedu dikenal sebagai biliary colic, yang digambarkan dengan rasa sakit yang:

  • Dirasakan di bagian kanan atas atau tengah perut dan dapat berpindah ke bagian belakan, antara tulang belikat atau ke bahu kanan Anda;
  • Sering datang tiba-tiba, meningkat dengan cepat dan dapat berlangsung beberapa menit hingga beberapa jam hingga akhirnya rasa sakit mereda
  • Biasanya bersifat sedang sampai parah.

Biliary colic biasanya mengendap ketika bergerak, menyumbat saluran empedu yang terkena sehingga melepaskan tekanan pada kandung empedu. Apabila saluran ini tetap tersumbat, bisa mengakibatkan komplikasi.

Biliary colic biasanya kambuh secara berulang. Keluhan akan sering terjadi setelah pasien memakan lemak, seperti asupan lemak yang merangsang kandung empedu untuk memeras empedu yang disalurkan ke dalam usus kecil untuk membantu pencernaan.

Gejala seperti bersendawa, kembung, intoleransi lemak dan gangguan pencernaan biasanya tidak disebabkan oleh batu empedu, dan tidak mungkin untuk dihilangkan.

Gejala yang membutuhkan perhatian secepatnya

Ciri-ciri batu empedu dan gejala yang membutuhkan perhatian medis dengan segera meliputi:

  • Demam, berkeringat dan menggigil;
  • Nyeri perut parah yang berlangsung selama lebih dari beberapa jam
  • Sakit perut yang begitu intens sehingga Anda tidak bisa duduk diam dalam waktu lama
  • Mual dan muntah yang berhubungan dengan sakit perut
  • Ikterus yaitu menguningnya kulit atau putih mata.

Tanda-tanda dan gejala batu empedu diatas bisa mengindikasikan komplikasi batu empedu yang serius.

Demam dan sakit perut yang parah (dengan atau tanpa mual dan muntah) dimana kondisi tidak kunjung membaik dan setelah beberapa jam kemudian mungkin menunjukkan infeksi atau peradangan pada:

  • kandung empedu (suatu kondisi yang dikenal sebagai kolesistitis)
  • saluran empedu (kolangitis)
  • pankreas (pankreatitis).

Artikel terkait: Nyeri perut akibat pankreatitis akut dan kronis

Pankreas adalah kelenjar pencernaan dekat kandung empedu yang menghasilkan insulin dan enzim pencernaan. Enzim pencernaan mengalir ke usus kecil melalui saluran yang sama dengan empedu, sehingga dapat dipengaruhi oleh batu empedu.

Penyakit kuning terjadi ketika saluran empedu utama tersumbat, yang mengarah ke penumpukan zat yang disebut bilirubin dalam aliran darah. Penyakit kuning dapat menjadi gejala kolangitis.

Jika Anda memiliki gejala-gejala serius seperti di atas,  segera cari bantuan medis.

 

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × three =