SHARE

Nafas yang segar sama pentingnya dengan sebuah senyuman yang sehat dan indah. Di beberapa situasi, nafas segar merupakan pendongkrak rasa percaya diri. Apakah bau nafas itu berasal dari makanan yang kita konsumsi atau ketika bangun di pagi hari, setidaknya setiap orang pernah merasakan hal ini.

Penyebab utama bau mulut adalah akumulasi dari bakteri di dalam mulut, baik di gigi, gusi dan lidah. Seiring waktu, jika anda termasuk suka tidak teratur menyikat gigi, nantinya bakteri di mulut akan berkembang biak dan mengeluarkan bau yang tidak menyenangkan, dalam istilah medis disebut halitosis.

Adapun penyebab bau mulut lainya adalah: karang gigi, penyakit gusi dan gigi berlubang. Minuman bersoda, kopi atau alkohol dapat menurunkan tingkat pH dalam mulut sehingga menciptakan lingkungan yang ideal untuk bakteri hidup dan berkembang biak. Solusi untuk masalah ini adalah: berkumur dengan air segera setelah makan.

Kebersihan mulut

Menyikat gigi saja tidak cukup sebagai cara membuat nafas segar. Anda sangat direkomendasikan menyertakan penggunaan obat kumur atau benang gigi untuk menjaga kesehatan mulut. Anda disarankan untuk setidaknya menyikat gigi dua kali sehari, untuk menghilangkan partikel plak dan makanan dari gigi. Jangan lupa untuk selalu menyikat gigi di malam hari sebelum tidur, karena kondisi lembab, panas, sisa makanan yang masih lengket di gigi merupakan kegemaran bakteri. Akhiri sesi menyikat gigi anda dengan obat kumur selama beberapa detik.

Cara ini akan membantu menghilangkan dan mencegah timbunan plak di gigi dimana bulu pada sikat gigi terhambat untuk mengakses ruang antara gigi (terutama pada gigi bertipe padat) atau ruang antara akar yang muncul dengan retraksi gingiva. Sikat lidah anda dengan menggunakan perangkat khusus, cara ini efektif untuk menghilangkan endapan yang bisa menghasilkan bau yang tidak menyenangkan.

Gusi

Setelah makan siang, jika anda tidak memiliki akses untuk menyikat gigi, anda dapat menggunakan permen karet sebagai solusi cepat untuk nafas segar. Ketikan memilih menu makanan, pilih makanan yang banyak mengandung buah-buahan mentah dan sayuran yang kaya serat. Ada solusi sementara untuk menghilangkan halitosis, selain permen karet anda dapat pula menggunakan semprotan atau obat tetes menthol, namun cara membuat nafas segar dan wangi ini bersifat sementara tanpa menghilangkan penyebabnya.

Artikel terkait: 6 makanan berserat yang baik untuk wanita hamil

Kontrol rutin ke dokter gigi

Kunjungi dokter gigi setidaknya setiap 6 bulan jika anda memiliki masalah signifikan dengan gigi. Dari sini anda akan menemukan yang menjadi kemungkinan penyebab halitosis dan perencanaan pengobatan.

Pentingnya membersihkan karang gigi

Karang gigi merupakan hasil endapan pada permukaan gigi, di bawah gusi, viskositas saliva dalam jumlah besar, memperluas rongga tambalan, kesalahan dalam menyikat gigi. Daerah ini merupakan tempat favorit bakteri, sehingga nantinya akan menghasilkan aroma nafas yang sama sekali tidak menyenangkan. Gangguan ini tidak dapat dihilangkan dengan hanya menyikat gigi saja, anda disarankan untuk mengunjungi dokter gigi profesional. Disini anda akan mendapatkan pelayanan pembersihan permukaan gigi, menghilangkan karang dan endapan plak. Dianjurkan untuk membersihkan gigi setiap enam bulan untuk orang dengan gigi sehat dan tiga sampai empat bulan untuk perokok atau mereka yang memiliki masalah periodontal.

Sekian artikel cara membuat nafas segar dan wangi. Jika bau mulut tetap hadir meski anda rutin menjaga kebersihan mulut, mungkin saja ada penyebab lain yang memicu penyakit seperti gingivitis (radang gusi) atau gigi berlubang.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × one =