SHARE

Cara menghilangkan alergi pada makananCara menghilangkan alergi pada makanan – Sering diberitakan pada beberapa media bahwa tingkat alergi dan sensivitas terhadap makanan meningkat drastis. Pada beberapa kasus makanan yang memiliki kandungan susu, kacang, kedelai merupakan bahan makanan penyebab alergi yang parah. Yang mendasari kenapa alergi itu ada, mungkin dikarenakan jumlah bakteri yang hidup di usus manusia.

Manusia membutuhkan organisme kecil yang dinamakan bakteri untuk hidup diusus mereka. Tentu saja bakteri yang dimaksud disini adalah bakteri yang tergolong baik dan memberi keuntungan bagi inangnya. Bakteri tersebut akan hidup diusus manusia dan bertugas menjaga usus agar bekerja semestinya dan membantu proses kerja usus tersebut dalam mencerna makanan.

Artikel terkait: Cara mengobati alergi karena gigitan nyamuk

Pada manusia, tingkat stress yang tinggi, konsumsi antibiotik, racun pada lingkungan sekitar serta kandungan racun yang sering ada pada makanan, pengawet makanan adalah menyebabkan populasi bakteri kecil tersebut berkurang. Konsekuensi yang terjadi akibat hal-hal buruk diatas mengakibatkan  keluhan sakit pada bagian tubuh yang diakibatkan peradangan pada usus serta terganggunya proses kerja pencernaan.

Karena tidak normalnya proses kerja usus tersebut, makanan yang masuk tidak dapat diproses sebagaimana mestinya sehingga lama-kelamaan dinding pada usus akan mengalami luka. Kondisi ini dikenal dengan usus bocor.

Baca juga: 5 cara mengatasi alergi bumbu penyedap

Gejala umum alergi pada masyarakat yang mudah ditemui adalah diare, sembelit, perut mulas, perut kembung, sakit kepala, nyeri sendi, pertumbuhan jerawat yang berlebihan, eksim, dan mudah terserang penyakit. Upaya yang dapat dilakukan agar terhindar bahkan sembuh dari keluhan-keluhan diatas adalah berusaha memperbaiki sistem kerja pada usus anda.

Salah satu metode terbaik agar normalnya proses kerja usus dengan menambahkan makanan berfementasi di daftar menu sehari-hari anda. Makanan berfementasi sudah terbukti memiliki tingkat bakteri sehat yang tinggi dan berfungsi membantu lancarnya proses pencernaan makanan di usus manusia.

Contoh makanan berfementasi yang dapat anda konsumsi adalah yoghurt, roti sourdogh, sauerkraut, beberapa keju mentah dan kefir. Beberapa dapat ditemukan juga pada sayuran yang sudah diawetkan seperti mentimun, wortel dan kubis.

Baca juga: Jenis-jenis alergi penyebab dan gejala

Saripati yang terdapat pada makanan-makanan diatas dapat menggantikan sejumlah bakteri yang hilang sehingga penceraan dapat berjalan dengan baik. Dengan mengikuti beberapa petunjuk sederhana tersebut serta berusaha menghindari makanan yang mengandung bahan-bahan yang tidak sehat seperti penyedap masakan berlebihan, bahan berpengawet anda dapat meningkatkan fungsi pencernaan secara dramatis.

Untuk beberapa orang, dibutuhkan beberap bulan mengkonsumsi makanan yang berfementasi supaya kerja usus dapat kembali normal. Perubahan yang baik ini mungkin cukup untuk menghilangkan tingkat alergi anda terhadap beberapa makanan.

Artikel terkait: Gejala dan alergi kerang

Selain meningkatkan daya tahan tubuh terhadap alergi makanan, mengkonsumsi makanan berfementasi secara langsung membantu mengembangkan sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat, pencernaan yang baik, mengurangi peradangan dan yang terakhir mengurangi resiko penyakit kanker kronis.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here