SHARE

obat-gigitan-seranggaMeskipun hanya sedikit saja yang mengalami alergi karena gigitan nyamuk, namun untuk sebagian orang mengalami dampak yang lebih serius. Gigitan nyamuk bisa menularkan beberapa penyakit yang serius seperti demam berdarah, penyakit kuning, malaria dan radang otak.

Pada umumnya nyamuk paling sering muncul diwaktu pagi dan senja, dimana jam-jam tersebut mereka paling aktif. Nyamuk jantan tidak menggigit manusia, mereka lebih memilih mendapatkan makanan dari air dan nektar. Jadi sekarang anda tahu, kalau selama ini yang menggigit dan menghisap darah anda adalah nyamuk betina.

Nyamuk betina mencari mangsa manusia dengan mengandalkan penciuman karbon dioksida, bahan kimia ini paling banyak ditemukan dalam keringat dan aroma tubuh.

Setelah berada di permukaan kulit seseorang, nyamuk menusukkan belalai dan mulai menghisap darah dari tubuh korban. Nantinya bekas gigitan nyamuk tersebut meninggalkan benjolan merah yang berasal dari respon tubuh terhadap protein yang berasal dari air liur gigitan nyamuk itu sendiri.

Baca juga: Penjelasan penyebab sakit perut pada anak-anak

Beberapa gejala alergi disebabkan gigitan nyamuk

Anak-anak biasanya mengalami reaksi yang lebih serius bila dibandingkan orang dewasa. Gigitan nyamuk umumnya menyebabkan benjolan berwarna merah muda serta rasa gatal yang menyebabkan iritasi yang bertahan selama lebih dari 48 jam.

Seseorang yang memiliki alergi pada gigitan nyamuk, umumnya mengalami gejala seperti gatal-gatal pada area gigitan, luka, radang getah bening (limfangitis). Dalam kasus yang parah, pasien mungkin mengalami anafilaksis yaitu kondisi yang bisa mengancam keselamatan jiwa seseorang ditunjukkan dengan gejala mengi dan pembengkakan pada tenggorokan. Keadaan tergolong darurat medis dan membutuhkan perhatian dokter secepatnya.

Selain reaksi alergi diatas, gigitan nyamuk dapat menularkan berbagai macam penyakit seperti demam kuning dan demam berdarah (malaria). Indikasi serius yang biasanya disebabkan gigitan nyamuk yaitu: sakit kepala parah, nyeri di beberapa bagian tubuh, deman, ruam pada kulit, fatigue, peka terhadap cahaya, mual, muntah, perubahan neurologis serta meningitis.

Jika anda mengalami gejala-gejala diatas atau ada ciri-ciri yang sama di kulit bekas gigitan nyamuk, anda disarankan segera mendapatkan pertolongan medis.

Baca juga: Enuresis Penyebab ngompol pada anak dan pengobatan

Cara mengobati alergi karena gigitan nyamuk

  • Mengoleskan krim anti alergi di area bekas gigitan
  • Membersihkan kulit yang melepuh dengan air dan sabun dengan berhati-hati agar tidak memecahkannya.
  • Konsumsi obat antihistamin seperti zyrtec, yang juga dapat digunakan sebelum gigitan guna mencegah munculnya gejala alergi.
  • Penggunaan krim oles steroid seperti hidro-kortison.
  • Gunakan es untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

Artikel terkait: Teknik menjaga kesehatan gigi anak anda

Cara mencegah alergi karena gigitan nyamuk

  • Pastikan posisi rumah anda jauh dari rawa-rawa dengan kondisi rumput yang tumbuh tinggi atau daerah lainnya yang biasanya penuh dengan nyamuk
  • Isi genanang air dengan kaporit contohnya: kolam renang
  • Kosongkan wadah yang dapat menampung air seperti: ember, kaleng, dsb.
  • Gunakan pakaian dengan lengan panjang atau celana panjang yang berguna menutupi kulit.
  • Gunakan permethrin, insektisida pada kain atau tenda.
  • Batasi berolahraga di daerah yang penuh dengan nyamuk, karena mereka akan tertarik dengan karbon dioksida yang dihasilkan oleh keringat anda.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × two =