SHARE

Dampak diabetes untuk kesehatan ibu hamil

Apa itu diabetes?

diabetes selama kehamilanKetika anda menderita diabetes, proses alami pada tubuh mengubah makanan yang masuk menjadi energi akan terganggu. Setiap kali anda makan, tubuh akan mengubah makanan tersebut menjadi gula yang disebut glukosa. Glukosa merupakan bahan bakar yang dibutuhkan tubuh ketika anda sedang aktif seperti bernafas, berjalan, bersepeda dll. Untuk seorang penderita diabetes, tubuhnya akan sulit memproses glukosa sebagai bahan bakar karena jumlah glukosa dalam darah yang terlalu banyak.

Tubuh membutuhkan insulin guna mengangkut glukosa dari darah ke seluruh sel dalam tubuh. Insulin merupakan salah satu hormon yang diproduksi di pankreas. Bila anda memiliki diabetes, penyakit ini akan mempengaruhi tubuh sehingga tidak dapat memproduksi insulin yang cukup atau membuat tubuh tidak dapat memanfaatkan insulin dengan benar. Proses pengiriman glukosa yang tidak berjalan mulus ini menyebabkan banyak glukosa yang tersisa di dalam darah. Proses ini yang disebut dengan gula darah tinggi atau diabetes.

Beberapa bentuk diabetes:

  1. Diabetes yang berhubungan dengan kehamilan (diabetes gestational) – terjadi selama kehamilan.
  2. Diabetes yang hadir sebelum masa kehamilan. Terbagi atas diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Diabetes selama masa kehamilan

Diabetes selama kehamilan adalah diabetes yang sering dialami oleh wanita di kalaDampak diabetes untuk kesehatan ibu hamil hamil dan pada kebanyakan kasus akan menghilang setelah melahirkan. Tipikal penyakit ini hanya bisa didiagnosis setelah hamil, yang mana disebabkan banyaknya hormon dan plasenta didalam tubuh. Hormon yang berlebih ini mempengaruhi kualitas insulin, sehingga dengan terpaksa tubuh memproduksi lebih banyak insulin yang berkualitas. Beberapa wanita tidak dapat meningkatkan kemampuan tubuhnya memproduksi insulin sehingga menyebabkan muncul diabetes.

Faktor pendukung hadirnya diabetes selama kehamilan:

  • Kelebihan berat badan
  • Faktor keturunan
  • Pernah melahirkan anak dengan berat lebih dari 4,5 kg
  • Terdapat gula di dalam urin
  • Punya sejarah diabetes di kehamilan sebelumnya.

Apa saja gejala diabetas pada pra-kehamilan

Kebanyakan wanita tidak menunjukkan gejala apapun. Namun sebagian wanita memiliki gejala umum seperti fatigue, sakit kepala, mudah haus, sering buang air kecil dan kurang enak badan. Meski hal yang umum, jangan anggap remeh gejala-gejala tersebut, bila perlu segera periksakan ke dokter.

Bagaimana cara mendiagnosis penyakit ini?

Diagnosis dilakukan dengan metode Oral Glucose Tolerance Test (OGTT), dimana sebelum proses pemeriksaan dilakukan, pasien dianjurkan berpuasa dan mengkonsumsi 75 gram larutan gula sebanyak 2-300 ml. Glukosa di dalam darah akan diukur setelah 2 jam kemudian dan jika hasilnya sebesar 9.0 mmol/l atau lebih pemeriksaan OGTT akan dilaksanakan. Bagi para wanita yang tidak bisa mengikuti metode diagnosa ini dapat menggantinya dengan cara FPG dan HbA1c.

Cara memastikan saya tidak memiliki penyakit ini?

Jika diabetes yang berhubungan dengan kehamilan anda terkontrol dengan baik, anda tidak perlu khawatir semuanya akan baik-baik saja, namun selalu perhatikan tekanan darah anda, seperti sebelum dan sesudah melahirkan secara normal atau melalui proses operasi caesar. Dengan mengontrol dan mengatur gula darah, anda dapet terhindar dari penyebab utama penyakit ini.

Artikel terkait: 6 makanan berserat yang baik untuk wanita hamil

cara mencegah diabetes pada ibu hamilApa dampak penyakit ini pada kandungan saya?

Tekanan gula darah yang tinggi berpengaruh pada kesehatan anak anda. Berikut dampak diabetes bagi kesehatan kandungan anda:

  1. Ukuran – Bayi dalam kandungan dapat tumbuh lebih besar dan lebih gemuk dari ukuran normal karena terlalu banyak gula. Ukuran bayi yang besar dapat mempengaruhi berlangsungnya proses kelahiran.
  2. Hipoglikemia – Anak yang memiliki gula darah rendah selama satu jam pertama setelah lahir. Hal ini disebabkan banyaknya gula darah terbuang selama proses persalinan. Insulin yang ikut terbuang merupakan gula darah dari tubuh bayi.
  3. Penyakit kuning – Pada beberapa anak yang baru lahir beresiko terkena penyakit kuning. Penyakit kuning bisa diobati di rumah sakit dengan menggunakan lampu khusus.
  4. Kelahiran prematur – Bayi yang berukuran besar meningkatkan resiko lahir prematur.
  5. Anak yang anda kandung tidak akan lahir dengan diabetes, namun ia memiliki resiko dengan tubuh yang sedikit lebih besar dan gemuk dikemudian hari dan mungkin akan mengidap diabetes tipe 2. Oleh karenanya, nantinya sangat penting mengajarkan anak anda gaya hidup yang sehat.

Apa yang bisa saya lakukan?

  • Diet – Pengobatan diabetes selama kehamilan yang paling utama adalah diet. Cara ini dapat menjaga gula darah tetap stabil.
  • Olahraga – Olahraga sangat penting dan dapat membantu menjaga level gula darah tetap rendah ketika anda memiliki masalah diabetes disaat hamil.
  • Tes glukosa darah – Anda mungkin akan menerima satu tes seperti ini disaat memeriksakan kesehatan kandungan.
  • Pengobatan dengan insulin – Beberapa wanita (sekitar 20-30%) membutuhkan insulin meski mereka sedang menjalankan program diet. Insulin tersebut biasanya diberikan melalui suntikan.

diabetes pada ibu hamilSetelah melahirkan, gula darah anda biasanya akan turun dengan sangat cepat ke tingkat normal, namun anda tetap berisiko tinggi terkena diabetes di kemudian hari, pada saat kehamilan berikutnya. Oleh karena itu, jagalah pola makan yang sehat, berat badan dan olahraga yang teratur.

Artikel lain: Tips memilih alat cek tekanan darah yang berkualitas

Dokter anda akan menawarkan tes kesehatan untuk memeriksa gula darah beberapa bulan setelah melahirkan, dan kemudian anda harus rutin memeriksakannya setahun sekali. Jika anda melanjutkan kebiasaan hidup sehat dengan makan dan olahraga yang sehat, resiko terkena diabetes akan berkurang.

Fakta:

  • Diabetes terkait kehamilan terjadi pada 2-3% wanita hamil, ini dikarenakan metabolisme gula berubah saat hamil, sebagian disebabkan oleh produksi hormon dan plasenta.
  • Kondisi ini dapat mempersulit kehamilan dan proses persalinan, pengobatan dengan cara diet dan insulin dapat mengurangi resiko gangguan tersebut.
  • Semua perempuan memiliki resiko diabetes yang berhubungan dengan kehamilan
  • Wanita yang mengidap diabetes terkait kehamilan akan meningkatkan resiko terkena diabetes tipe 2 pada periode kehamilan berikutnya.
  • Diabetes tipe 2 dapat dicegah dengan pola makan yang sehat, gaya hidup sehat dan olahraga teratur.

Baca juga: Cara mudah mengurangi kalori pada makanan

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twelve − ten =