SHARE

Gejala dan pengobatan sariawan mulut pada bayi

Sariwan mulut pada bayi adalah infeksi jamur yang mempengaruhi mulut dan ini sangat umum ditemukan pada anak-anak dan bayi. Meskipun tidak berbahaya, sariawan mulut pada bayi mempengaruhi sekitar 5% dari semua bayi yang baru lahir dan bayi berusia empat minggu. Setelah minggu keempat, sangat jarang sariawan tersebut ditemukan kembali. Namun demikian, sariawan ini sangat mudah diobati dan informasi tersebut bisa anda dapatkan dibawah ini.

perawatan payudara nyeri selama kehamilanGejala sariawan mulut pada bayi

Sariawan pada bayi ditandai dengan beberapa bercak putih atau bintik-bintik pada lidah dan di sekitar mulut. Kadang-kadang, warna dapat berbeda, seperti krim atau kuning yang terlihat seperti keju atau dadih. Sariawan ini juga dapat bergabung bersama untuk membentuk plak yang lebih besar. Ada pula kemungkinan sariawan muncul di gusi bayi Anda, di bagian dalam pipi, atau di atap mulut mereka. Jangan pernah menggosok atau membersihkan area berwarna putih tersebut, selain tidak mudah untuk dilakukan juga dapt melukai mulut si bayi. Meskipun kehadirannya mungkin tidak mengganggu bayi Anda, sariawan ini kadang-kadang mendatangkan rasa sakit dan mengganggu pola makan si bayi. Gejala lain dari sariawan pada bayi meliputi:

  • Air liur dengan kemilau keputihan
  • Bayi rewel ketika makan
  • Suara klik ketika makan
  • Berat badan turun
  • Air liur menetes lebih banyak dari biasanya

Penyebab sariawan mulut pada bayi

Sariawan pada bayi berasal dari jamur yang dikenal sebagai Candida albicans. Semua orang memiliki jamur ini dalam tubuh mereka, dan mereka hidup seimbang dengan organisme lain di dalam tubuh. Jika keseimbangan organisme dalam tubuh bayi Anda terganggu, organisme tersebut akan mengamuk sehingga menghasilkan infeksi. Hal ini dapat terjadi ketika bayi Anda pada mendapatkan pengobatan dengan antibiotik, karena antibiotik bisa mempengaruhi keseimbangan bakteri dalam tubuh mereka.

Bayi Anda juga bisa mendapat sariawan dikarenakan benda yang terinfeksi ke dalam mulut. Contohnya seperti dot minuman, mainan atau bahkan puting susu si Ibu sendiri. Bayi anda juga dapat terkena sariawan ketika mereka keluar melalui vagina. Jika bayi Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, tubuh mereka akan lebih rentan terhadap infeksi sariawan.

Artikel terkait: Apa itu Candida albicans?

Bagaimana mengobati sariawan pada bayi?

Apabila dokter merasabayi anda membutuhkan pengobatan medis, mereka akan meresepkan obat antijamur, seperti nistatin dan miconazole. Biasanya, Anda akan harus memberikan obat tersebut hingga empat kali sehari setelah makan. Setelah infeksi bersih, lanjutkan memberikan pengobatan selama 2 hari lagi untuk memastikan infeksi tidak terjadi lagi. Jika setelah seminggu masa pengobatan, sariawan bayi Anda belum bersih sepenuhnya, segera beri tahu kepada dokter anda.

Apa yang bisa saya lakukan untuk mencegah bayi saya terkena infeksi sariawan?

Gejala dan pengobatan sariawan mulut pada bayi

Meskipun tidak jelas apakah langkah berikut dapat mencegah sariawan pada bayi, beberapa dokter merekomendasikan cara-cara sebagai berikut:

Jika bayi anda mengkonsumsi susu formula, pastikan kebersihan botol susu bayi anda, cuci bersih dot dan botol dengan air panas setelah digunakan. Hal ini berguna untuk memastikan bahwa setiap jamnur pada dot tidak kembali menginfeksi bayi Anda. Anda juga harus menyimpan susu dan botol di dalam lemari es untuk mencegah perkembangan jamur.

Baca juga: Penyebab susah hamil, Penyakit dan kondisi

 Periksa puting Anda sebelum menyusui. Jika Anda biasanya menyusui bayi Anda, Anda harus memeriksa untuk memastikan bahwa puting Anda tidak merah dan sakit. Merah dan terasa sakit adalah tanda infeksi jamur dan Anda bisa dengan mudah menyebarkannya ke bayi ketika menyusui. Berbicara dengan dokter jika Anda curiga Anda memiliki infeksi. Dokter harusnya meresepkan salep antijamur untuk keluhan pada puting anda.

Penting untuk dicatat bahwa beberapa bayi lebih rentan terinfeksi jamur penyebab sariawan dibandingkan bayi lainnya. Jika Anda menduga bayi anda rentan, Anda harus melakukan hal dibawah ini selain yang telah disebutkan di atas untuk mencegah sariawan pada bayi Anda.

  • Membersihkan dan mensterilkan botol, peralatan makan dan mainan.
  • Mencuci pakaian bayi dengan air panas dengan suhu sekitar 140 derajat F (60 derajat C).
  • Mengganti popok dengan teratur.
  • Setelah menggati popok, pastikan anda mencuci tangan dengan bersih.

Saran untuk para ibu menyusui.

Bayi anda bisa menularkan penyakit ini kepada anda. Hal ini bisa diketahui dengan adanya perubahan warna dan bentuk puting. Beberapa gejala yang membuktikan anda telah terinfeksi yaitu rasa sakit saat menyusui, puting lebih sensitif, dan perubahan warna pada areola.

Artikel terkait: Gagal ginjal akut selama kehamilan

Jika ternyata anda terkena sariawan pada puting, Anda harus terus menyusui sembari menggunakan krim antijamur. Oleskan krim setelah menyusui dan mencucinya sebelum proses menyusui. Jika sariawan pada puting bertambah parah, biasanya dokter akan merekomendasikan obat antijamur.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 − four =