SHARE

Salah satu organ tubuh manusia yang paling rentan mengalami kerusakan adalah ginjal. Kerusakan pada ginjal tersebut bisa disebabkan oleh penetrasi benda tumpul, luka karena kecelakaan, jatuh, olahraga atau cedera yang terjadi selama tes diagnostik seperti biopsi dsb.

cara menjaga kesehatan ginjalCedera pada ginjal biasanya bersifat minor namun tidak menutup kemungkinan berubah menjadi parah. Apabila segala bentuk kerusakan tersebut tidak mendapatkan pengobatan tepat waktu, komplikasi seperti gagal ginjal, tekanan darah tinggi, terjadi infeksi atau pendarahan bisa saja terjadi.

Gejala kerusakan ginjal dan 3 pengobatan efektif

Setiap orang yang ginjalnya bermasalah bisa saja tidak menunjukkan gejala apapun. Meski demikian, beberapa masalah fungsional organ tubuh yang mungkin dialami pasien dengan kerusakan ginjal akut yaitu:

  • Gangguan buang air kecil (kencing): Frekuensi buang air kecil mungkin meningkat atau berkurang atau sering buang air kecil saat malam hari, warna air kencing mungkin berubah, kemungkinan darah keluar bersama air seni, berbusa atau serta terasa sangat sulit ketika buang air kecil.
  • Pembengkakan: Pasien mengalami pembengkakan perut karena retensi air di dalam tubuh, pembengkakan bisa menyebar hingga mencapai kaki, pergelangan kaki, wajah serta tangan.
  • Fatigue: Pasien mungkin mengalami anemia diakibatkan berkurangnya produksi hormon erythropoietin yang mana hormon ini bertanggung jawab mengirim perintah memproduksi sel darah merah. Dikarenakan terbatasnya jumlah sel darah merah, tubuh menjadi kekurangan oksigen berdampak pada keletihan serta tubuh lemah tidak bergairah.
  • Ruam atau gatal-gatal di kulit: Gejala ini terjadi karena ketidak mampuan ginjal memproses darah secara normal sehingga mengakibatkan penumpukan kotoran pada aliran darah.
  • Bau nafas seperti amoniak atau seperti logam: Penyebabnya mirip dengan gejala sebelumnya yaitu sampah yang menumpuk di dalam tubuh karena gangguan pada ginjal. Lambat laun tubuh akan mengalami penurunan berat badan disebabkan nafsu makan yang berkurang, mual disertai muntah.
  • Sesak nafas: Terjadi karena anemia disertai penumpukan cairan di dalam paru-paru sehingga mengakibatkan kesulitan bernafas dan sesak nafas.
  • Gejala kerusakan ginjal lainnya: Tubuh menggigil, pucat dan terasa dingin ketika kulit disentuh, pusing, sulit berkonsentrasi, sering mengantuk, bagian panggul terasa berat atau keluhan rasa sakit pada kaki.

Waktu yang tepat mengunjungi dokter

Bila ada satu saja gejala kerusakan ginjal yang mirip dengan keadaan anda sekarang maka adalah hal yang bijak untuk segera berkonsultasi dengan dokter:

  • Terkena paparan zat beracun
  • Penyakit atau infeksi
  • Cedera fisik

Jika anda menyadari adanya perubahan pada kebiasaan buang air kecil setelah mengalami gejala diatas, segeralah mengunjungi rumah sakit karena bisa saja merupakan gejala gagal ginjal.

Diagnosis kerusakan pada ginjal

Terkadang diagnosis kerusakan pada ginjal terjadi tanpa kesengajaan ketika pasien sedang menjalani pemeriksaan medis untuk penyakit yang berbeda. Namun jika tidak terjadi, seorang dokter kemungkinan akan memeriksa pasien dengan bertanya soal gejala, perawatan atau tes medis yang pernah dijalani. Test urin dan darah juga sangat membantu menganalisa fungsi kerja ginjal.  Test didalamnya berupa sodium, potasium serta kadar kalsium. Hasil USG juga bisa menggambarkan bentuk ginjal secara akurat sehingga lebih gampang untuk dianalisa oleh dokter.

Jenis pengobatan untuk kerusakan ginjal

Pengobatan untuk kerusakan ginjal sangat bergantung pada tingkat keparahan dan penyebab masalah pada ginjal. Gejala yang ditunjukkan oleh pasien berguna sekali untuk menghemat waktu menentukan tingkat kerusakan ginjal si pasien tersebut. Pasien kemungkinan akan menjalani rawat inap dan lamanya bergantung pada masalah dan seberapa cepat tubuh pasien merespon pengobatan yang diberikan.

Beberapa tindakan perawatan pencegahan komplikasi akan diberikan pada pasien yaitu berupa:

1. Menyeimbangkan jumlah cairan dalam tubuh

Jika kerusakan ginjal akut disebabkan masalah keseimbangan cairan dalam tubuh, maka pasien akan diberikan cairan infus. Tetapi jika penimbunan cairan di dalam tubuh menyebabkan edema, dokter biasanya akan memberikan obat diuretik yang berfungsi untuk mengeluarkan cairan berlebih dari tubuh si pasien.

2. Obatan-obatan

Jenis obat-obatan seperti kalsium, glukosa dan natrium polistiren sulfonat akan diberikan pada pasien dengan syarat kadar kalium di dalam tubuhnya telah meningkat. Kondisi pasien yang kekurangan kalium anda hal yang serius karena dapat menyebabkan aritmia. Apabila kadar kalsium di tubuh pasien menurun drastis, maka dokter menganjurkan pasien diberi infus kalsium.

cuci darah untuk pengobatan ginjal

3. Dialisis (cuci darah)

Ketika dijumpai penumpukan cairan serta limbah di dalam tubuh pasien, proses perawatan yang paling singkat adalah cuci darah, dialisis merupakan proses penyaringan darah yang terjadi di dalam mesin untuk kemudian dikembalikan lagi ke dalam tubuh pasien. Disini mesin tersebut bertindak seperti ginjal buatan. Metode perawatan seperti ini tergolong mahal dan pasien diharuskan rutin menjalani perawatan cuci darah.

Apa yang bisa anda lakukan untuk mencegah kerusakan pada ginjal

Kerusakan ginjal bisa di hindari hanya dengan mengikuti petunjuk pencegahan sederhana di bawah ini:

  • Jagalah diri anda, selalu berhati-hati ketika berada di lingkungan yang bisa menyebabkan terkena paparan zat beracun dan keracunan timbal seperti cat minyak, uap dari logam yang dilapisi timah, alkohol suling dari radiator mobil. Pastikan anda selalu mengikuti pentunjuk dokter ataupun tenaga medis ketika membeli obat.
  • Ikuti dan jalankan semua aturan medis dalam perawatan asam urat atau penyakit lainnya.
  • Selalu kenakan peralatan keamanan atau pelindung pada jam kerja atau beraktifitas.
  • Pastikan untuk selalu berada diruangan terbuka atau berventilasi ketika menggunakan produk pembersih, pelarut dan bahan bakar.
  • Selalu kenakan sabuk pengaman dan ingatlah untuk mengemudi dengan hati-hati
SHARE

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 × 5 =