SHARE

Kenali apa itu Infeksi E coli

E.coli merupakan jenis bakteri yang umumnya masuk ketubuh manusia melalui makanan seperti sayuran dan daging sapi. E.coli merupakan singkatan dari bakteri Escherichia coli. Seperti halnya banyak bakteri serupa, bakteri E.coli tidak selalu merugikan.

daging-dan-sayuran-tertular-e-coliE. coli biasanya hidup di usus, di mana umumnya ia membantu tubuh memecah dan mencerna makanan di usus manusia.  Namun sayangnya, ada jenis tertentu dari bakteri E. coli (strain) yang bisa menembus usus dan masuk ke dalam aliran darah. Hal seperti ini jarang terjadi, tetapi dapat menyebabkan infeksi serius.

Gejala infeksi E.coli

Seseorang dengan infeksi E. coli kemungkinan memiliki gejala-gejala seperti berikut:

  • Perut kram dan nyeri perut
  • Muntah
  • Diare, kadang-kadang disertai darah.

Kontaminasi oleh hewan

e.coli pada daging hamburgerSekitar tahun 2006 ditemukan strain yang sangat berbahaya yang terdapat pad bayam  dan pada tahun 1993 juga ditemukan di beberapa restoran cepat saji yang menjual hamburger. Daging sapi yang dijual biasanya memiliki E. coli, hal ini dikarenakan umumnya bakteri sering menginfeksi ternak. Selain pada daging, bakteri juga terdapat pada kotoran hewan, tapi bagaimana ini bisa terjadi? Tentu saja hal tersebut tidak terjadi dengan sengaja, kemungkinan bakteri berasal dari bakteri atau air yang telah terkontaminasi oleh bakteri E. coli

E. coli dapat ditularkan dari orang ke orang, tetapi infeksi E. coli yang paling serius biasanya dikarenakan mengkonsumsi makanan yang telah terinfeksi bakteri.

Artikel terkait: Penyebab umum gangguan pencernaan dan sakit perut

Berikut beberapa makanan yang bisa menyebabkan terinfeksi E. coli:

  • Daging sapi (digunakan untuk hamburger)
  • Sayuran yang dipupuk dengan pupuk kandang dari ternak yang tertular atau dicuci dalam air yang telah terkontaminasi
  • Jus buah yang tidak dipasteurisasi (pasteurisasi adalah proses yang digunakan untuk membunuh kuman)

Panas dapat membunuh E. coli, oleh karenanya para ahli merekomendasikan daging sapi harus dimasak sampai matang dan daging tidak lagi berwarna merah muda. Anjuran yang paling sering kita dengarkan adalah mencuci bersih buah dan sayuran dengan benar.

Yang dokter lakukan pada pasien dengan kasus infeksi E. coli?

Jika seorang pasien memiliki gejala infeksi E. coli, dokter akan melakukan test darah dan mengambil sampel kotoran untuk analisis. Darah dan tinja tersebut diperiksa untuk mengetahui apakah E. coli didalamnya termasuk jenis bakteri yang berbahaya. Meskipun diare merupakan salah satu gejala utama, anda tidak perlu mengkonsumsi obat anti-diare karena hanya akan memperlambat proses penyembuhan.

gambar bakteri e.coliBeberapa orang bisa sembuh melalaui perawatan rumahan, sementara yang lain perlu menjalani rawat inap di rumah sakit. Dalam beberapa kasus, keracunan E. coli dapat menyebabkan masalah pada ginjal yang bisa mengancam jiwa.

Infeksi E. coli pada  anak-anak

Pertama-tama para orangtua adalah yang paling bertanggung jawab untuk mencegah infeksi E. coli pada anak-anak mereka,beberapa cara diantaranya yaitu menyiapkan makanan dilakukan dengan baik, membersihkan meja ketika selesai mengolah daging dan lebih selektif dalam memilih sayuran.

Berikut tips yang bisa anda ajarkan pada anak anda:

  • Ketika anda berada di sebuah restoran, makanlah jika bagian dalam daging berwarna cokelat, bukan merah muda.
  • Jangan menelan air sungai, danau, laut, atau kolam renang. Karena air tersebut mungkin mengandung bakteri E. coli yang berasal dari kotoran hewan dan manusia.
  • Selalu mencuci bersih kedua tangan setelah menggunakan toilet dan sebelum makan.

Baca juga: 6 cara alami untuk memerangi mulas

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

20 − one =