SHARE

Pengobatan Diabetes Tipe 1 

Diabetes tipe 1 dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan yang berpotensi pada komplikasi serta kematian. Oleh karena itu, pasien sangat disarankan untuk mematuhi setiap aturan dan saran medis untuk mengatasi penyakit ini. Pasien dengan diabetes juga diharapkan mengikuti evaluasi secara teratur dan berkala dari Podiatris, ophthalmologists dan para ahli lainnya sehingga mereka mampu mengontrol hiperglikemia di tubuh pasien.

Pengobatan diabetes tipe 1Apa itu Diabetes Tipe 1

Sebelumnya,  Diabetes Tipe 1 dikenal sebagai insulin dependent diabetes atau diabetes muda, diabetes tipe 1 secara klinis didefinisikan sebagai penyakit di mana tubuh memproduksi insulin dalam jumlah sangat sedikit atau tidak sama sekali. Insulin adalah hormon hipoglikemik yang dibutuhkan oleh glukosa untuk masuk dalam sel-sel tubuh Anda.

Faktor-faktor yang mempengaruhi hadirnya diabetes tipe 1 juga mencakup paparan dari jenis virus tertentu. Infeksi biasanya terjadi pada bayi yang baru lahir, tetapi juga dapat muncul bertahun-tahun kemudian. Sejauh ini belum ada terapi kuratif yang dapat mengobati gejala penyakit ini secara permanen, namun anda tidak perlu khawatir karena Yovebi.com menuliskan beberapa pilihan yang dapat anda jalankan untuk menjaga konsentrasi gula dalam darah tetap normal.

Insulin – Pengobatan Paling Umum untuk Diabetes Tipe 1

Karena gejala awal diabetes tipe 1 biasanya tiba-tiba, maka proses rawat inap sangat diperlukan. Check up medis mingguan juga diperlukan sampai kadar gula darah pasien berada di ukuran normal.

Insulin membantu menormalkan kadar konsentrasi gula di tubuh pasien. Pasien diabetes tipe 1 membutuhkan asupan insulin setiap hari yang bisa diperoleh dari pompa insulin, pena insulin atau melalui jarum suntik. Pemberian oral insulin tidak dianjurkan karena dalam jangka panjang berbahaya bagi kesehatan lambung. Durasi dan intensitas efek tergantung pada jenis insulin yang diberikan. Kombinasi dari berbagai jenis insulin juga dapat digunakan untuk kontrol yang lebih baik atas konsentrasi glukosa darah. Pasien biasanya membutuhkan insulin 1-4 kali per hari. Perawat atau dokter akan mengajarkan pasien tata cara penggunaan insulin.

Berikut ini merupakan Kelebihan dan kekurangan dari pengobatan insulin:

Kelebihan:

Pengobatan Diabetes dengan insulin secara cermat mampu memperbaiki kadar gula darah. Dengan kata lain cara ini dapat meminimalkan komplikasi yang terkait dengan penyakit diabetes itu sendiri.

Kekurangan:

  • Pasien diabetes harus mengawasi asupan makanan sehari-hari mereka dan harus telaten memadukan analisi gula darah bersama dengan olahraga.
  • Beberapa pasien mungkin mengalami sedikit kenaikan berat badan, yang biasanya dapat diatasi dengan
  • Perawatan ini membutuhkan tekad dan keinginan keras, namun mungkin beberapa pasien kehilangan semangat mereka di tengah jalan.

Pilihan pengobatan Diabetes Tipe 1 Lainnya 

Beberapa obat tambahan juga dapat digunakan (resep dokter) untuk proses perawatan diabetes tipe 1

  1. Konsumsi Obat Tambahan
  •     Pramlintide (Symlin). Di suntik sebelum makan, obat ini dapat menunda gerakan makanan dalam perut untuk membatasi kenaikan tajam kadar gula darah.
  •     Angiotensin mengubah enzim inhibitor (enzim penghambat) dan angiotensin II receptor blocker membantu dalam menjaga fungsi kerja ginjal. Obat-obatan ini diresepkan untuk pasien diabetes dengan hipertensi sedang dan tidak terkontrol (atau lebih 140/80 mm Hg).
  •     Aspirin. Untuk tindakan penangkal, Pasien mungkin disarankan untuk mengkonsumsi aspirin secara teratur. Aspirin, atau agen pengencer darah lainnya, dapat digunakan untuk mengurangi risiko kerusakan jantung pada diabetes berkepanjangan.
  •     Obat penurun kolesterol. Obat ini juga dikenal sebagai statin, biasa diresepkan untuk alasan profilaksis untuk meminimalisir risiko disfungsi jantung.

cara mengobati diabetes tipe 1

  1. Mengkonsumsi makanan yang sehat

Cobalah mengkonsumsi makanan yang rendah lemak, makanan bergizi tinggi dan kaya serat seperti gandum utuh, sayuran dan buah-buahan. Konsumsi produk karbohidrat olahan dengan porsi lebih sedikit seperti permen dan roti putih dan produk hewani. Pastikan untuk menghitung jumlah karbohidrat yang Anda konsumsi dengan tujuan mengelola jumlah penggunaan insulin.

  1. Olahraga teratur

Lakukan olahraga secara teratur (sesuai rekomendasi dokter) seperti aerobik teratur selama 30 menit setiap hari, bersepeda, berenang atau berjalan kaki. Juga, tambahkan latihan kekuatan dan latihan fleksibilitas untuk rutinitas harian Anda. Aktivitas fisik cenderung mampu menurunkan kadar gula darah, sehingga Anda mungkin ingin menyesuaikan pemberian insulin dan jam makan jika Anda ingin meningkatkan durasi aktivitas olahraga

  1. Monitoring Gula Darah

Berdasarkan terapi insulin yang sudah dipilih,pasien diharuskan mencatat kadar kadar gula darah mereka 4 kali sehari atau bahkan lebih. Cuci tangan Anda setiap kali selesai pemeriksaan. Pasien dapat memantau kadar gula sebelum tidur, berolahraga atau sebelum makan. CGM (pemantauan glukosa secara kontinu) sangat bermanfaat dalam mencegah hipoglikemia. Namun, tingkat akurasinya belum bisa mengalahkan proses monitor glukosa standar.

Baca juga: Diabetes, musuh dalam selimut

Dengan proses pengobatan yang harus dijalani, terkadang dapat menyebabkan kebosanan pada pasien. Berikut ini merupakan beberapa anjuran dalam upaya mengubah gaya hidup yang akan membantu Anda menjalani hidup dengan diabetes tipe 1.

  • Edukasi diri sendiri mengenai penyakit yang dimiliki dan pergunakan obat dengan On time. Milikilah tekad dan milikilah movitasi.
  • Pakailah identitas yang bisa menunjukkan anda seorang penderita diabetes. Dan bawalah selalu alat glukagon kemana pun anda pergi yang mungkin sewaktu-waktu bisa digunakan dalam keadaan darurat dan jangan lupa ajarkan orang-orang di sekitar anda cara menggunakannya.
  • Lakukan pemeriksaan fisik secara rutin. Pemeriksaan diabetes berkala tidak berarti Anda lantas lupa dengan pemeriksaan fisik rutin. Pastikan Anda melakuan pemeriksaan fisik dan mata setiap tahunnya.
  • Pastikan diabetes tidak berdampak pada melemahnya sistem kekebalan tubuh. Lakukan vaksinasi hepatitis B jika Anda belum mendapatkannya.
  • Bersihkan kaki Anda secara teratur dengan air hangat. Keringkan dan jaga kelembapan kaki menggunakan lotion. Awasi bila terjadi pembengkakan, kemerahan, lepuh, luka atau bisul.
  • Tambahkan makanan bergizi yang sehat pada pola makan Anda dan hindari mengkonsumsi makanan yang meningkatkan kadar kolesterol.
  • Merokok hanya memperburuk diabetes dan dapat menyebabkan penyakit jantung dan ginjal. Berhenti merokok atau penggunaan tembakau dalam bentuk lain.
  • Jaga selalu kestabilan emosi dan jauhkan diri Anda dari stres karena hal seperti ini berdampak buruk pada fungsi insulin

SHARE

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

10 − 4 =