SHARE

Penjelasan lengkap penyakit anemia pada wanita. Anemia merupakan gangguan kesehatan yang ditandai dengan rendahnya jumlah sel darah merah yang sehat. Fungsi sel darah merah yaitu membawa oksigen ke seluruh tubuh, dengan terbatasnya jumlah sel darah merah ini tentu saja berdampak pada kondisi kesehatan yang serius.

apa itu anemia pada wanita

Beberapa jenis Anemia

  1. Anemia defisiensi besi (disebabkan kekurangan zat besi) merupakan jenis penyakit anemia yang paling umum. Jenis ini paling sering dialami oleh anak-anak dan kalangan wanita dari segal usia terutama pada wanita yang sedang menstruasi.
  2. Anemia sel sabit (sel darah merah berbentuk bulan sabit) adalah bentuk lain dari anemia. Beberapa juta orang diseluruh dunia terinfeksi oleh jenis ini. Anemia sel sabit merupakan penyakit turun-temurun, diturunkan oleh orangtua kepada anak-anaknya melalui gen cacat. Orang yang memiliki darah keturunan Afrika, timur tengah, India dan negara Mediterania dinyatakan paling sering terkena penyakit jenis ini. Setiap tahun di Amerika Serikat, 1 bayi ras Afrika-Amerika lahir dengan 12 potensi genetik terkena anemia sel sabit.
  3. Anemia aplastik adalah gangguan langka yang hanya terjadi ketika sunsum tulang tidak lagi berfungi menghasilkan sel darah. Meskipun langka, jenis anemia ini merupakan yang paling serius. Menurut penelitian, anemia ini terjadi pada 2 dari 12 kasus baru per 1 juta orang setiap tahunnya.

Anemia penyakit kronis adalah bentuk ringan anemia yang terjadi pada beberapa orang yang mengidap penyakit selama 1 sampai 2 bulan. Yang termasuk penyakit tersebut ialah TBC, HIV, kanker, ginjal serta gangguan pada hati dan rematik.

Artikel terkait: Tips memilih alat cek tekanan darah yang berkualitas

Penyebab Anemia
Sebenarnya anemia bukanlah penyakit melainkan kondisi yang hadir karena adanya gangguan kesehatan. Beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang kehilangan darah: Pada beberapa negara, kehilangan darah merupakan penyebab anemia yang paling umum. Banyak wanita yang mengidap gangguan kesehatan ini yang biasanya disebabkan oleh pola diet yang tidak sehat serta asupan nutrisi yang tidak mencukupi guna menggantikan hilangnya darah selama periode menstruasi.

Pendarahan gastrointestinal adalah penyebab umum lain yang menyebabkan seseorang kehilangan darah, penyakit seperti ulcerative colitis, diverticulitis dan kanker usus besar. Beberapa jenis obat seperti asam asetilsalisilat (ASA) dan obat anti peradangan nosteroid juga dapat menyebabkan terjadinya pendarahan gastrointestinal.

Beberapa kondisi lain yang juga dapat menyebabkan perdarahan:

  • Ulkus lambung
  • Wasir
  • Cacing tambang (ver kalit)
  • Hemofilia

Gejala anemia dan komplikasi

Gejala-gejala yang menyebabkan anemia sangatlah bervariasi dan biasanya sesuai dengan ukuran penurunan jumlah sel darah merah dalam darah.

  • Perdarahan selama menstruasi atau kekurangan zat besi cenderung mengakibatkan seorang wanita mengalami anemia kronis ringan, tubuh lemah dan cepat lelah serta wajah pucat.
  • Apabila anemia disebabkan pendarahan dalam jumlah besar seperti perdarahan gastrointestinal parah yang disebabkan oleh maag, kemungkinan besar anda akan mengeluhkan kondisi tubuh dengan ciri-ciri kepala pusing, tubuh terasa sangat lemah terutama ketika anda berdiri tiba-tiba dari tempat duduk.
  • Untuk kasus anemia yang berat, organ dan jaringan di tubuh bisa kehilangan darah dan oksigen sepenuhnya. Dalam kondisi seperti ni, sel-sel pada tubuh lama kelamaan akan mengalami kematian dengan cepat. Proses ini dikenal dengan sebutan Iskemia.
  • Seperti yang telah dijelaskan diatas, pada anemia sabit, sel darah merah yang biasanya berbentuk bulat, berubah penampilan menyerupai bulan sabit. Karena bentuk yang tidak normal ini, sel-sel darah merah itu kemudian terjebak di dalam pembuuluh darah kecil sehingga berdampak pada terhambatnya aliran darah keseluruh tubuh.
  • Pasien yang menderita penyakit ini kebanyakan mengalami iskemia kategori berat di kakinya sehingga terpaksa dokter akan mengakhirinya dengan amputansi. Pasien juga beresiko tinggi menderita stroke, hal ini disebabkan sel-sel sabit tersebut dengan mudah dapat berkumpul sehingga terbentuklah gumpalan yang menyebabkan aliran darah tersumbat di pembuluh darah di otak.
  • Untuk pasien yang menderita kanker, gejala paling umum adalah kelelahan dan sesak napas. Kondisi yang seperti ini tentu saja akan mempersulit pasien untuk melakukan aktivitas atau kegiatan sehari-hari.
  • Penyebab paling umum dari kekurangan zat besi yang terjadi di seluruh dunia yakni dikarenakan kurang memadainya asupan zat besi. Tubuh anda membutuhkan zat besi untuk memproduksi hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang nantinya membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Hemoglobin juga berfungsi memberi warna merah pada darah. Asupan yang baik untuk hemoglobin adalah Vitamin B12 serta asam folat.

anemia-sel-sabit-pada-wanitaPenyebab sepenuhnya dari radang anemia belum diketahui. Kemungkinan besar karena menurunnya produksi sel darah merah dalam tubuh. Umur sel darah merah hanya berkisar empat bulan, oleh karenanya sel-sel darah merah mesti mengalami regenerasi dan digantikan dengan sel yang baru dan diproduksi di dalam sumsum tulang. Anda dikatakan menderita anemia aplastik jika sunsum tulang anda hancur atau sedang mengalami luka yang serius sehingga tidak dapat memproduksi sel darah merah. Beberapa jenis obat serta terapi radasi dapat menyebabkan kerusakan pada sunsum tulang belakang manusia, meskipun demikian penyebab yang paling umum adalah terjadinya reaksi autoimun. Reaksi seperti ini terjadi ketika sel-sel yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan penyakit malah berbalik dan menyerang sumsum tulang belakang si pasien sendiri.

Penyakit lain yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada sumsum tulang adalah anemia aplastik, termasuk virus hepasitis dan rheumatoid .

Kerusakan dari sel-sel darah merah.

Dalam kondisi sehat, sumsum tulang belakang anda mampu menghasilkan sel darah merah yang mampu mencukupi semua kebutuhan tubuh. Apabila proses penghancuran sel darah merah yang sudah expired lebih cepat dibandingkan dengan laju proses produksi sel darah merah, maka kondisi ini dapat menyebakan berkembangnya anemia di dalam tubuh anda. Sel darah merah tua sebagian besar akan diproses oleh limpa (organ yang bertugas menyaring darah, memastikan darah tidak terkena infeksi dan menghilangkan zat-zat berbahaya bagi tubuh kita.) Beberapa kondisi medis tersebut menyebabkan peningkatan volume limpa. Sebagai contoh hati atau lupus sehingga ada dua kemungkinan hiperslenisme (limpa bertambah besar), malaria, tuberkolosis.

Anemia sangat umum terjadi pada orang yang memiliki kanker. Bahkan sekitar setengah jumlah pasien kanker, terkena anemia. Penyebabnya beragam yakni tumor sumsum tulang, kehilangan darah, gizi buruk, kemoterapi serta radiasi yang dapat merusak sumsum tulang dimana sel darah merah diproduksi.

Baca juga: Diagnosa, pengobatan dan pencegahan anemia

SHARE

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × 1 =