SHARE

Penyebab dan pengobatan darah haid banyak dan lama

Banyak wanita mengalami menstruasi banyak disertai gumpalan darah dari waktu ke waktu. Dalam kamus medis, Menorrhagia merupakan istilah yang menggambarkan keadaan tersebut. Tanda-tanda menstruasi abnormal mencangkup periode menstruasi yang berlangsung lebih dari seminggu, darah haid yang berlebihan sehingga membutuhkan seorang wanita untuk mengganti pembalut setiap jam nya, darah haid membeku, dan sudah dipastikan sangat mengganggu rutinitas sehari-hari. Perhatikan setiap perubahan yang ada dan konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab sebenarnya atau untuk memastikan menstruasi berkepanjangan tersebut adalah menorrhagia. Di artikel ini, kami akan menjelaskan tentang kemungkinan yang menjadi penyebab menstruasi tidak normal dan bagaimana anda menghadapinya.

Penyebab dan pengobatan darah haid banyak dan lama

Kenapa darah menstruasi banyak sekali?

  1. Ketidakseimbangan hormonal

Kadaar hormon yang selalu berubah-ubah selama masa remaja dan menjelang menopause dapat menyebabkan perdarahan menstruasi yang tidak normal. Dengan mempertimbangkan penyebabnya, terapi hormon melalui pil kontrasepsi dan pilihan pengobatan lain dipercaya mampu mengatasi menorrhagia.

  1. Pemakaian alat kontrasepsi yang salah

Intrauterine Contraceptive Devices (IUD) merupakan perangkat yang terbuat dari plastik dan tembaga berbentuk T yang dimasukkan ke dalam rahim sebagai alat kontrasepsi. Sementara produk ini terbukti sangat efektif mencegah kehamilan, namun di sisi lain pemakaian alat ini menyebabkan menstruasi lebih lama dan lebih berat, dimana kondisi ini mungkin akan membaik setelah beberapa bulan.

Artikel terkait: Cara mengatasi gejala menstruasi yang menyakitkan

  1. Konsumsi obat antikoagulan

Antikoagulan seperti warfarin dan heparin biasa diresepkan untuk mengurangi kemampuan darah untuk membeku. Pembekuan yang berlebihan dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke karena darah yang membeku bisa memblokir pembuluh darah. Seorang wanita yang sedang mengkonsumsi antikoagulan berpeluang tinggi untuk mengalami masalah perdarahan yang berlebihan.

  1. Penyakit radang panggul

Ditunjukkan dengan adaanya infeksi pada beberapa organ yang juga mempengaruhi organ-organ reproduksi wanita seperti saluran tuba, leher rahim dan rahim. Meskipun infeksi ini biasanya dianggap sebagai penyakit menular seksual, penyakit radang panggul juga dapat terjadi setelah melahirkan, prosedur ginekologi, dan aborsi. Wanita yang terkena penyakit ini diharuskan menjalani terapi antibiotik sebagai metode pengobatan.

  1. Tumor Rahim

Tumor rahim berkembang di sepanjang dinding rahim dan tergolong jinak. Pendekatan dan perawatan bedah bisa di lakukan untuk menghadapi tumor ini, namun tumor ini sendiri dapat mengecil dan hilang secara alami ketika menopause terjadi.

  1. Polip Serviks

Tidak seperti tumor fibroid, polip serviks berukuran lebih kecil dan bisa ditemukan di sepanjang dinding endoserviks menonjol melalui pembukaan serviks atau pada leher rahim itu sendiri. Biasa dikenal juga sebagai penyebab perdarahan rahim berat, polip ini sering dikaitkan sebagai akibat dari tingginya tingkat estrogen, infeksi, atau terhambatnya pembuluh darah ke serviks. Pilihan pengobatan non-invasif dengan pemberian antibiotik.

  1. Polip endometrium

Berbeda dengan polip serviks, polip endometrium berada di sepanjang dinding rahim dan bersifat jinak. Asal muasal polip ini sering dikaitkan dengan tumor ovarium atau estrogen yang disebabkan oleh pengobatan hormon. Proses pembersihan polip endometrium dilakukan melalui histeroskopi kemudian perawatan biopsi untuk mencegah kemungkinan kanker.

Baca juga: Gejala penyebab dan pengobatan endometriosis

  1. Kanker Serviks

Kanker ini terjadi ketika sel-sel serviks bermutasi dan berkembang biak tak terkendali, yang sering dihubungkan dengan human papilloma virus (HPV). Dalam jangka panjang, kanker akan bermetastasis atau menyebar ke organ sehat lainnya. Sama seperti jenis kanker lainnya, pilihan pengobatan untuk kanker serviks meliputi kemoterapi, terapi radiasi, dan pembedahan.

  1. Kanker endometrium

Untuk jenis kanker ini, sel-sel ganas bisa ditemukan pada endometrium atau lapisan dinding rahim atau uterus itu sendiri. Penyebab kanker endometrium sebenarnya masih belum diketahui, namun beberapa penelitian menunjukkan faktor risiko penyebab kanker seperti hiperplasia endometrium, terapi penggantian hormon, atau faktor usia. Laporan medis menyebutkan bahwa perempuan berusia 50 dan ke atas cenderung mudah terkena kanker ini.

Baca juga: Pertanyaan yang umum dan jawaban seputar kanker payudara

Cara menghadapi menstruasi banyak dan tidak berhenti

Sama hal nya dengan masalah kesehatan lainnya, pengobatan untuk masalah kesehatan ini tergantung pada penyebabnya. Bagi seorang wanita di usia menjelang menopause, pendarahan biasanya akan segera berhenti. Namun, kondisi lain seperti menorrhagia, gangguan tiroid membutuhkan perawatan serta beberapa pengobatan khusus.

  • Ferrous sulfat atau suplemen besi boleh diresepkan untuk wanita yang menderita kondisi ini sehubungan kemungkinan terkena anemia.
  • Menorrhagia juga dapat disebabkan oleh perubahan hormonal, seorang dokter biasanya akan menyarankan pergantian hormon pada pasien. Pengobatan hormonal sederhana berupa pil KB resep atau IUD hormonal.
  • Perdarahan yang berlebihan juga dapat menyebabkan nyeri haid yang intens. Pengobatan yang digunakan mencakup resep obat anti-inflamasi non-steroid atau NSAID. Selain bisa mengurangi rasa sakit, NSAIDs juga dapat mengurangi volume darah yang keluar.
  • Di sisi lain, beberapa pasien harus menjalani operasi agar tidak lagi merasakan sakit. Prosedur bedah umum yang tersedia berupa histerektomi atau membuang rahim, endometrium ablasi atau pengangkatan endometrium secara lengkap, dilatasi dan kuretase (D & C) untuk mengurangi endometrium.
  • Alkohol menyebabkan pendarahan yang berlebihan. Wanita dianjurkan tidak mengkonsumsi alkohol ketika sedang mengalami pendarahan menstruasi berat.
  • Pola makan yang teratur juga bisa membantu mengatasi masalah kesehatan ini. Hindari makan daging merah, tapi pastikan untuk mendapatkan asupan protein dari sumber lain.
  • Saran lain yang cukup membantu adalah hindari berdiri untuk waktu yang lama. Sementara duduk sambil bekerja untuk waktu yang lama masih diperbolehkan.
  • Rasa sakit disebabkan menstruasi menstruasi banyak dan lama dapat diatasi dengan mengkonsumsi obat Tylenol (acetaminophen). Hindari obat-obatan seperti aspirin atau ibuprofen pada saat menstruasi berdampak pada darah yang encer dan memperburuk aliran menstruasi
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 − 5 =