SHARE

Penyebab dibalik jantung berdetak dengan cepat

Ketika anda merasa jantung anda berdebar terlalu cepat, ditambah dengan sesak napas, dan terasa nyeri dada, pasti akan terasa sangat menakutkan. Seketika anda akan bertanya pada diri sendiri, “Kenapa jantung saya berdetak dengan cepat, rasanya jantung ini seperti akan meledak keluar dari dada? Mengapa saya merasakan pusing serta merasa mual?. Apakah saya mengalami serangan jantung? Atau ini yang dinamakan panic attack?” Adapun gejala panick attack dan serangan jantung sangat mirip dan akan sangat sulit untuk membedakannya. Wanita, khususnya, kadang-kadang mengalami salah diagnosis dimana gejala yang ada diduga merupakan panic attack namun pada kenyataannya adalah kondisi jantung yang sangat berbahaya. Bagaimana kita bisa membedakan mereka? Hanya seorang dokter yang boleh membuat diagnosis akhir, tetapi ada beberapa perbedaan kecil yang menyebabkan jantung berdetak terlalu cepat yang mesti anda ketahui.

perbedaan panic attack dan serangan jantung

Apakah ini serangan jantung atau Panic Attack? Kenali dari gejala berikut ini!

Ketika detak jantung Anda terlalu cepat dan keadaan tersebut dipersulit dengan timbulnya sesak napas, meskipun berat rasanya untuk berpikir jernih, ada beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan:

Seperti apa rasa sakit nya? Salah satu gejala yang paling umum yang biasa dijelaskan oleh penderita serangan jantung adalah rasa sakit yang teramat sangat di dada. Rasa sakit tersebut sering dimulai dari pertengahan dada dan dapat memanjang hingga ke seluruh sisi kiri tubuh. Rasa sakit mungkin menjalar hingga ke punggung bagian bawah, lengan kiri, ke leher, dan bahkan menyebar hingga ke gigi dan daerah rahang.Sementara itu rasa sakit yang di sebabkan Panic attack, meskipun terasa tidak nyaman, gambaran rasa sakit berbeda denga serangan jantung dan biasanya gangguan tetap terpusat di dada bagian tengah. Tidak seperti serangan jantung, rasa sakit bisa datang dan pergi.

Apakah Anda muntah? Bila Anda terkena panic attack, keluhan mual adalah hal yang lumrah. Muntah merupakan hal yang jarangĀ  terjadi lebih dari sekali. Sementara pada serangan jantung, gejala dibarengi dengan muntah serta diare.

Baca juga: Gejala serangan Jantung pada Wanita

Apakah Anda masih muda dan tergolong sehat?

Jika Anda berada di usia remaja, berusia dua puluhan, atau tiga puluhan dan sehat secara fisik, kemungkinan terkena serangan jantung semakin berkurang. Lain hal pula jika Anda berada di usia empat puluh, obesitas, menderita masalah kesehatan lainnya, atau memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung, Anda kemungkinan besar masuk ke dalam kategori risiko tinggi untuk terkena serangan jantung. Hanya karena Anda masih muda dan sehat secara fisik, bukan berarti anda boleh mengabaikan kemungkinan Anda bebas dari serangan jantung.

Apakah anda kehilangan kesadaran? Panic attack dapat menyebabkan seseorang pingsan selama beberapa menit, tetapi hal ini jarang terjadi. Adapun serangan jantung, acapkali menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran.

Apakah Anda merasa kesemutan? Kesemutan adalah gejala yang ditunjukkan baik itu serangan jantung dan serangan panik; Namun, kesemutan biasanya terbatas pada lengan kiri selama serangan jantung berlangsung. Adapun ketika panic attack datang, Anda mungkin merasakan kesemutan di lengan, tangan, paha dan kaki. Ini adalah efek dari hiperventilasi. Orang mengalami serangan jantung normal nya tidak mengalami hiperventilasi.

Apakah gejala hilang setelah beberapa menit? Gejala panic attack biasanya berlangsung selama sepuluh menit atau kurang. Detak jantung Anda secara bertahap akan melambat dan pernapasan Anda akan kembali normal. Jika Anda mengalami serangan jantung, gejala yang terjadi biasanya berlangsung cukup lama. Jika jantung terus berdetak lebih dari lima menit, segera berikan pertolongan medis.

Apakah latihan pernapasan membantu? Serangan panik atau hiperventilasi dapat diatasi dengan mempraktekkan teknik pernapasan tertentu. Anda dapat mencoba menarik dan membuang nafas dengan perlahan menggunakan kantong kertas cokelat dan bisa pula memakai metode pernapasan hitung-lambat. Tarik napas perlahan melalui hidung sampai hitungan 3-5, tahan nafas selama hitungan 3-5, dan kemudian buang napas perlahan dan pastikan udara yang keluar benar-benar melalui mulut Anda. Jika teknik ini terbukti membantu dalam mengurangi sesak napas dan Anda mengurangi detak jantung yang terlalu cepat, Anda mungkin mengalami serangan panik karena latihan pernapasan tidak bekerja dalam upaya meringankan gejala serangan jantung.

kenali gejala serangan jantung

Konsultasikan Dokter untuk diagnosis pasti

Apakah Anda mengalami serangan panik, jantung berdebar terlalu cepat, atau gejala lainnya yang disebabkan oleh masalah jantung, Anda perlu tahu penyebab pasti gangguan tersebut. Langkah pertama yang paling bijak adalah mencari bantuan medis. Dapatkan evaluasi fisik lengkap untuk mengatasi gangguan pada jantung anda. Jika hasil pemeriksaan mengatakan kondisi anda baik-baik saja, anda mungkin hanya terkena panic attack.

Jika Anda mengalami lebih sekali serangan panik, bisa jadi anda menderita kondisi yang dikenal sebagai gangguan panik. Ini adalah kondisi yang cukup umum dialami masyarakat dunia. Tidak jelas persis apa yang menyebabkan serangan panik, tapi untungnya, gangguan panik tersebut dapat diobati. Dokter akan menyarankan anda untuk menjalani psikoterapi atau mengkonsumsi obat untuk mengobati kondisi tersebut.

Jangan mengambil risiko. Apabila anda merasa jantung berdetak terlalu cepat, nyeri dada, mual, dan sesak napas, segera dapatkan pertolonga medis. Jika Anda meyakinkan diri sendiri Anda hanya mengalami serangan panik dan ternyata Anda salah, hal ini bisa menjadi kesalahan yang mematikan. Jika ternyata hanyalah panic attack, dengan pengobatan yang tepat akan membuat “penyebab jantung berdetak terlalu cepat” menjadi sekedar pengalaman lalu.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × two =