SHARE

Virus Cytomegalovirus di masa kehamilan. Infeksi Cytomegalovirus (CMV) merupakan penyakit utama yang harus dijauhi oleh para wanita hamil. Virus ini dikabarkan memiliki potensi tertinggi ditularkan oleh ibu kepada anak selama masa kehamilan. Perkiraan sekitar 1% bayi lahir dengan infeksi ini dikarenakan bawaan lahir. Si anak akan terlihat lahir normal dan sehat akan tetapi dampak langsung dari virus ini akan terlihat nantinya dimasa pertumbuhan sang anak. Pada beberapa kasus, efek dari virus ini dapat menyebabkan kebutaan dan gangguan pendengaraan (tuli) dll.

Virus Cytomegalovirus di masa kehamilan

Siapa saja dapat terinfeksi virus ini?.

Paling sering, infeksi dari cytomegalovirus terjadi dimasa kanak-kanak, sedangkan orang dewasa berusia 40 tahun menjadi pembawa virus ini dan sama sekali tidak mengetahuinya. Bagi anak-anak dan orang dewasa, infeksi dari CMV dinamakan mononucleosis atau didalam bahasa inggris disebut kissing disease.

Penyebaran

Cytomegalovirus yang dibawa oleh seseorang ditularkan dari satu orang ke lainnya. Anak-anak merupakan korban yang paling mudah terjangkit. Kebanyakan orang yang terterular virus ini merupakan orang-orang sering berdekatan seperti rekan kerja ( taman kanak-kanak, care center, sekolah dll).

Infeksi tidak berhubungan langsung dengan hewan, air maupun makanan.

Virus ditularkan melalui :

  • Darah
  • Urin
  • Air liur
  • Male genital secretions
  • Vaginal discharge
  • ASI
  • Air mata

Penyebaran paling sering terjadi karena adanya kontak langsung dengan penderita. Infeksi berlangsung ketika tanpa ragu tangan anda yang kotor dimasukkan kedalam mulut, hidung dan menyentuh mata. Dengan cara ini virus dengan sangat mudah masuk melewati membran mucosa (selaput lendir).

Sekali anda terinfeksi, virus ini akan tinggal selamanya ditubuh dalam keadaan tidak akftif. Jika infeksi terjadi dimasa kehamilan maka dipastikan akan mempengaruhi bayi dalam kandungan. Sekitar 24 hingga 75% penularan dengan perkiraan rata-rata 40%. Dengan ini sekitar 10% bayi memiliki infeksi karena bawaan lahir. Pada 1-3% kasus, bayi terinfeksi yang baru dilahirkan tidak memiliki usia yang panjang.

Bila seorang ibu terinfeksi selama masa mengandung, tetapi bayi lahir dengan sehat dan selamat, kemungkinan sebesar 5-10% penyakit mulai muncul pada masa perkembangan si anak. Seorang anak yang lahir dari ibu yang terinfeksi CMV harus mendapatkan kontrol medis secara teratur oleh dokter untuk memeriksa kesehatan mata (Ophthalmology), telinga dan tenggorokan (Otolaryngology).

artikel terkait: tanda awal dimasa kehamilan

Bila ibu mengandung terinfeksi virus yang telah aktif sebelumnya, maka resiko infeksi kepada bayi lebih kecil, rata-rata sekitar 1%. Tidak ada yang tahu pasti apa yang menyebabkan aktifnya virus tersebut dan bagaimana menghindarinya.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here