Home Kesehatan Wanita 10 tanda menopause pada wanita

10 tanda menopause pada wanita

809
2
SHARE

Menopause pada wanita itu mutlak dan tidak bisa dihindari, layaknya masa pubertas yang mesti dijalani ketika ia masih muda. Tanda-tanda menjelang menopause bisa muncul beberapa tahun sebelumnya dan kebanyakan keluhan seputar menopause akan tetap anda alami selama berbulan atau bertahun-tahun kemudian. Menopause pada seorang wanita biasanya dimulai di usia pertengahan 40 tahun, namun ada pula yang datang lebih awal atau terlambat, dan bisa juga bergantung pada kondisi fisik serta ketahanan tubuh. Untuk anda para wanita yang sedang mencari informasi mengenai gejala menopause, berikut ini merupakan 10 tanda yang layak anda perhatikan.

10 tanda menopause pada wanita

10 tanda menopause pada wanita

1. Menstruasi tidak teratur

Dipengaruhi oleh faktor usia dan kondisi yang sudah layak, menstruasi anda tidak lagi konsisten seperti biasanya. Kadang kala haid terasa begitu berat dan berikutnya lebih lancar. Hal ini tidak terjadi setiap bulan dan kemungkinan akan lebih banyak tanda menopause lain yang bisa anda temukan disetiap periode datang bulan.

Ketika anda tidak mendapatkan halangan, cobalah untuk melakukan test kehamilan. Jika ternyata hasilnya negatif, maka kemungkinan terbesar adalah anda segera memasuki masa menopause. Pastikan selama setahun tersebut anda masih mendapat menstruasi, diskusikan dengan dokter untuk membahas seputar menopause serta kemungkinan masalah kesehatan lain seperti kanker.

2. Semburan panas

Wanita dalam masa menopause kerap mengalami semburan panas. Ini adalah hal yang normal dan dianggap sebagai salah satu gejala menopause. Peristiwa ini disebabkan oleh kadar hormon estrogen di dalam tubuh wanita yang semakin berkurang.

Namun berita baiknya adalah para wanita dapat memperbaiki kondisi tersebut dengan mengkonsumsi produk-produk penambah jumlah hormon estrogen yang banyak dijual di pasaran. Bicarakan pada dokter untuk memastikan solusi yang paling tepat.

3. Kekeringan dan rasa sakit pada vagina

Bagi wanita keringnya vagina bisa terjadi kapan saja, namun kondisi serupa sangat berbeda pada wanita menopause. Kondisi tersebut semakin memburuk dari hari kehari. Hal ini disebabkan perubahan kadar estrogen dan hormon progesteron serta menghilangnya kelembapan alami pada dinding vagina. Kalau sudah seperti ini, seks bukanlah hal yang menyenangkan, karena hanya mendatangkan rasa sakit dan pendarahan karena gesekan pada dinding vagina.

Hal ini dapat diatasi dengan menggunakan pelumas berbahan dasar air saat berhubunga badan.

4. Mood Swings

Bagi kebanyakan perempuan, tanda-tanda menopause yang paling kasat mata adalah suasana hati yang sering berubah-ubah. Pada menit pertama ia bisa terlihat riang gembira dan menit berikutnya ia terlihat marah atau menangis. Hal ini disebabkan oleh hormon yang berfluktuasi didalam tubuh, dan fluktuasi tersebut mempengaruh keadaan mental seorang wanita.

Kabar baiknya adalah hanya dengan mengontrol hormon tersebut, seorang wanita juga bisa mengontrol perubahan suasana hati yang tidak terkendali tersebut. Sebagi tambahan, seorang wanita harus memahami, emosinya adalah proses normal dan alami dalam periode ini, hanya saja ia tak perlu panik ketika suatu saat ia mengalaminya.

5. Libido menghilang

Nafsu seksual pada diri seseorang bisa berubah sewaktu-waktu dikarenakan banyak faktor dan kondisi. Bagi wanita, kondisi seperti ini mungkin saja pertanda dari menopause. Hilangnya libido pada wanita karena menopause biasanya disebabkan rendahnya kadar hormon androgen.

Kabar baiknya adalah, keadaan tersebut bisa diperbaiki dengan obat yang dijual di toko obat atau dengan resep dokter.

6. Sering buang air kecil (inkontinensia urin)

Ketika seorang wanita mengalami menopause akan mempengaruhi elastisitas dinding vaginanya. Hal ini berdampak pada desakan ingin buang air kecil yang terjadi secara terus menerus.
Wanita dapat mencoba mengatasi masalah ini dengan tetap terhidrasi, menghindari alkohol dan menjalani latihan kegel untuk memperbaiki ketahanan otot-otot diseputar panggul. Jika hal ini tidak bekerja, segera bicarakan dengan dokter.

7. Masalah tidur

Jam tidur yang normal adalah 7-8 jam setiap malamnya. Namun untuk wanita menopause, ia akan mengalami kesulitan tidur dan kerap sekali terjaga tanpa sebab. Untuk mengatasi hal ini, seorang wanita perlu belajar teknik pernafasan dan relaksasi, mandi air panas atau membaca buku sebelum tidur. Cobalah menghindari kebiasaan menonton televis atau menggunakan telepon seluler karena hal ini dapat membuat anda terjaga lebih lama.

8. Fatigue (kelelahan)

Kelelahan adalah salah satu tanda paling umum sering dikeluhkan wanita menopause. Untuk hal ini, yang paling bertanggung jawab adalah hormon estrogen. Dikarenakan hormon tersebut berfluktuasi terus-menerus, seorang wanita mungkin akan terus merasa kelelahan.

9. Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih sering digambarkan dengan kondisi menyakitkan dan desakan untuk kencing. Lagi-lagi hal ini dipengaruhi oleh fluktuasi hormon didalam tubuh.

10. Perubahan Jaringan didalam tubuh.

Ketika anda bertambah tua, kulit dan rambut pun ikut berubah. Bagi wanita yang mengalami gejala menopause, kulit mereka biasanya berubah lebih tipis, kehilangan elastisitas, sedangkan rambut menjadi lebih kering dan rapuh. Perubahan hormon didalam tubuh masih menjadi penyebab utama peristiwa ini.

Anda dapat mengatasi hal ini dengan menghindari penggunaan produk rambut yang keras dan pastikan jumlah hormon estrogen didalam tubuh tetap seimbang.

SHARE

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here