Home Sistem Saraf 8 cara sederhana mengatasi emosi

8 cara sederhana mengatasi emosi

368
2
SHARE

8 cara sederhana mengatasi emosi. “Kebahagiaan tidak hadir dengan sendirinya. Ia hanya nyata jika kita bertindak”. Kalimat Dalai Lama yang sangat menginspirasi baik dulu hingga sekarang. Kebahagiaan bukanlah kebetulan, ia hadir karena ada aksi dari masing-masing kita. Oleh karenanya, mari ubah kebiasaan kita, bergaulah dengan orang-orang yang menyenangkan.

8 cara sederhana mengatasi emosi
Berikut ini beberapa cara sederhana namun berkualitas yang dapat membantu anda menjalani hidup lebih bahagia:

Gunakan waktu anda lebih sering berjalan kaki

Bekerja, kelelahan lalu istirahat. Lingkaran seperti ini yang terjadi pada kita di era modern seperti sekarang. Hal-hal seperti ini seperti lingkaran setan, terjadi berulang-ulang. Lalu bagaimana kita bisa berbahagia?. Jawabannya tentu saja dengan lebih banyak melakukan pergerakan. Luangkanlah waktu anda, kapan saja anda bisa untuk berjalan kaki setidaknya sebentar saja. Carilah daerah yang masih asri, pedesaan contohnya. Tempat yang masih alami seperti ini dapat membantu anda menghilangkan rasa muak dan jenuh akan keseharian anda. Bantulah diri anda sendiri, dapatkan kreatifitas dan inspirasi untuk diri anda.

Ubahlah hal-hal yang biasa menjadi luar biasa

Matahari yang bersinar, kicauan merdu burung-burung… Seberapa sering anda memperhatikan hal-hal yang menakjubkan seperti ini?. Tentu saja anda dan saya, sama-sama tahu jawabannya. Namun anda tidak perlu merasa bersalah, yang seperti ini sudah biasa terjadi. Namun bagaimanapun, ada hal-hal yang bisa dirubah. Bila anda benar-benar ingin menikmati hidup, belajarlah untuk mengubah hal yang biasa menjadi luar biasa, dapatkan langsung dari sekeliling anda.

Brainstorm

Bagaimana cara anda mengisi kekosongan?. Bila sama saja seperti kebanyakan orang, atau hanya duduk menonton tv atau malah nongkrong berjam-jam di depan monitor komputer. Ingatlah satu hal: Waktu berlalu dengan cepat. Alangkah baiknya jika waktu berharga tersebut anda habiskan untuk menjadi saksi kebahagiaan orang-orang lain. Caranya, menulislah, memasak atau apapun itu yang bersifat positif. Namun yang paling penting adalah anda harus menikmatinya.

Bernafas

Bernafas adalah indikator utama yang menggambarkan kondisi fisik dan emosi kita. Ketahuilah, ketika anda sedang kalut, ambilah nafas dalam-dalam kemudian buang, seketika anda akan mendapatkan ketenangan dan kedamaian didalam hati.

Gunakan pikiran anda untuk mendapatkan kebahagian

Bagaimana caranya mengatasi emosi serta pikiran tetap tenang jika anda merasa terpaksa melakukan beberapa pekerjaan sekaligus?. Jangan lekas emosi, jangan batasi diri anda sendiri dan yang paling penting jangan biarkan pekerjaan tersebut merenggut kesempatan anda untuk bahagia.

Batasi waktu anda berkomunikasi di telepon.

Hindari berlama-lama ngobrol melalui handphone, bila dibutuhkan cobalah untuk berbicara langsung dengan orang yang dimaksud. Selain tidak baik untuk kesehatan, berbicara dengan bertapapan langsung dapat menambah keterikatan emosional diantara dua pihak atau lebih.

Carilah pengalaman baru

Rutinitas itu penting. Secara fakta, hal ini bermanfaat untuk menjauhkan kita dari pemikiran-pemikiran yang tidak penting dan tetap fokus pada hal-hal yang utama. Namun segala sesuatu ada batasnya, tidak terkecuali dengan rutinitas tersebut. Oleh karenanya, belajarlah mengisinya dengan warna baru dengan pengalaman baru yang menyenangkan.

Nikmati alam

Menikmati alam adalah strategi terbaik untuk menemukan kembali kebahagian. Sebagai tambahan, para peneliti menyarankan untuk melakukan kegiatan outdoor untuk mengurangi stres, mengisi kembali energi dan menambah konsetrasi dan daya ingat.

SHARE

2 COMMENTS

  1. […] Apakah stres bisa menyebabkan kanker payudara? Tidak, kanker ini tidak ada hubungannya dengan stres. Stress sebenarnya memiliki efek yang berbeda. Menurut penelitian dua dokter berkebangsaan Denmark yang berasal dari Cancer Society, mereka mengindentifikasi bahwa wanita yang sering mengalami stress lebih kecil kemungkinannya terkena kanker payudara bila dibandingkan dengan wanita yang jarang mengidap stress. Penelitian kedua yang dilakukan dengan jumlah objek penelitan yang lebih besar yakni para orangtua yang mengalami kehilangan anak mereka, yang tentu saja hal ini menyebabkan stress berat bagi para objek penelitian. Ditemukan bahwa resiko mereka terkena kanker payudara sangat tinggi. Baca juga: 8 cara sederhana mengatasi emosi […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here