Business is booming.

Abses Gigi: Gejala, Pengobatan, dan Penyebab

0 109

Abses gigi adalah akumulasi nanah pada gigi atau gusi akibat infeksi bakteri. Abses dapat terjadi di berbagai daerah gigi karena berbagai alasan. Abses periapikal terjadi di ujung akar gigi, sementara periodontal terjadi pada gusi di dekat akar gigi.

Penyebab

Abses gigi terjadi ketika bakteri mengendap di beberapa rongga antara gusi dan tulang wajah atau leher. Gigi yang terinfeksi yang tidak menerima perawatan yang tepat bisa membentuk abses.

infeksi gigi disebabkan abses

Faktor risiko

Berikut ini merupakan faktor yang paling terkait dengan munculnya abses:

  • Kurangnya kebersihan mulut
  • Pola makan yang kaya akan gula

Gejala Abses Gigi

Tanda yang paling umum dari abses gigi adalah:

  • Sakit gigi
  • Sensitivitas
  • Kemerahan di daerah yang terkena.

Gejala abses tahap lanjutan meliputi:

  • Mual
  • Muntah
  • Demam
  • Panas dingin

Tanda lain dari abses gigi bisa terjadi, seperti:

  • Peradangan gingiva (gingivitis)
  • Gigi berlubang
  • Sensitivitas terhadap sentuhan
  • Keluar nanah
  • Kesulitan membuka mulut atau mengunyah.

Mencari bantuan medis

Jika Anda memiliki abses gigi, buatlah janji dengan dokter gigi. Jika infeksi mulai terasa sakit hingga menjadi tidak tertahankan, Anda perlu mencari cara untuk mengeluarkan nanah.

Jika Anda memiliki gejala seperti demam, menggigil, muntah dan diare karena abses, buat janji untuk bertemu dengan dokter.

Diagnosis abses gigi

Pemeriksaan abses gigi bisa dilakukan hanya dengan pemeriksaan fisik. Namun, mungkin diperlukan adanya x-ray pada gigi untuk melihat apakah ada infeksi di daerah lain di mulut yang belum terinfeksi abses.

Pengobatan Abses Gigi

Insisi dan drainase abses

Dokter gigi akan membuat luka kecil dalam abses, mengeluarkan nanah dan membersihkan daerah tersebut dengan larutan garam. Cara ini bertujuan untuk mencegah infeksi kembali.

Perawatan saluran

Prosedur ini bisa membantu menghilangkan infeksi dan menyelamatkan gigi Anda. Untuk melakukan ini, dokter gigi menghilangkan jaringan sakit pusat (pulpa) dengan menggunakan bor dan menguras abses. Dokter kemudian menutup rongga dan saluran akar gigi. Sebuah tambalan juga ditempatkan pada gigi untuk meningkatkan kekakuannya, terutama jika gigi yang terinfeksi adalah geraham. Jika Anda merawat gigi yang telah diobati dengan benar, maka ini bisa bertahan seumur hidup.

Antibiotik

Jika infeksi terbatas hanya pada daerah abses, Anda mungkin tidak memerlukan antibiotik. Tapi, jika infeksi telah menyebar ke gigi lain, rahang atau daerah lainnya, antibiotik mungkin saja diperlukan untuk mencegahnya menyebar lebih jauh.

Pengobatan Abses Gigi

Obat yang paling umum digunakan untuk mengobati abses gigi adalah:

  • Amoksisilin + Kalium klavulanat
  • Clindamycin
  • Flanax
  • Novamox

Hanya dokter yang bisa memberi tahu obat mana yang paling sesuai untuk kasus Anda, juga dosis dan durasi perawatan yang benar. Ikuti selalu petunjuk dokter Anda dengan hati-hati dan jangan sekali-sekali mempraktikkannya sendiri. Jangan berhenti menggunakan obat-obatan tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter dan jika Anda memakainya lebih dari satu kali atau dalam jumlah jauh lebih banyak dari yang ditentukan, ikuti instruksi di dalam sisipan paket.

Artikel terkait:

Kemungkinan Komplikasi

Abses gigi tidak dapat disembuhkan tanpa pengobatan. Jika pecah, rasa sakit bisa turun secara signifikan, tapi tidak berarti bahwa pengobatan tidak diperlukan. Jika abses tidak dikeluarkan, infeksi dapat menyebar ke bagian lain dari mulut Anda dan bahkan dapat mempengaruhi bagian lain dari tubuh Anda.

Jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, kemungkinan bisa terjadi komplikasi yang lebih besar lagi.

Pencegahan

Jaga baik kesehatan mulut Anda dan hindari infeksi dengan cara berikut:

  • Sikat gigi minimal tiga kali sehari
  • Floss setidaknya sekali sehari, sebaiknya sebelum jadwal sikat gigi terakhir.
  • Ganti sikat gigi Anda minimal sekali setiap tiga sampai empat bulan
  • Hindari makanan dengan kadar gula tinggi
  • Lakukan kunjungan rutin ke dokter gigi.
You might also like