Aneurisma Aorta Perut Prosedur Manfaat Dan Risiko

0 14

Aneurisma aorta perut dan bypass adalah prosedur di mana dokter memperbaiki atau menghilangkan aneurisma di aorta. Aorta adalah arteri utama dari jantung ke tubuh. Aneurisme adalah titik lemah yang keluar dari dinding pembuluh darah. Aneurisma bisa meledak dan menyebabkan perdarahan internal, dalam hal ini berisiko tinggi kematian dan operasi darurat mungkin diperlukan.

Prosedur ini dilakukan untuk memperbaiki aneurisma dan mengalihkan aliran darah ke seluruh bagian aorta yang lemah sebelum aneurisme menjadi masalah yang lebih serius.

Contoh alternatif untuk metode ini adalah:

  • Prosedur untuk mengendalikan tekanan darah tinggi
  • Prosedur cangkokan bypass untuk jenis aneurisma tertentu di bawah kontrol sinar-x
  • Memilih untuk tidak melakukan perawatan, mengenali risiko kondisi Anda.
  • Anda harus berkonsultasi pada dokter tentang pilihan pengobatan ini.

Bagaimana persiapan prosedur Aneurisma aorta perut ?

Buatlah rencana perawatan dan pemulihan Anda setelah operasi selesai. Perbanyak istirahat dan cobalah mencari orang lain untuk membantu tugas Anda sehari-hari.

Ikuti instruksi yang mungkin diberikan dokter. Mandi dan cuci rambut Anda malam sebelum operasi. Makan makanan ringan, seperti sup atau sayuran, malam sebelum prosedur. Jangan makan atau minum apapun setelah tengah malam dan pagi hari sebelum prosedur. Jangan minum kopi, teh, atau air.

Apa yang terjadi selama prosedur operasi?

  • Anda akan diberi anestesi umum. Ini akan mengendurkan otot dan membuat Anda tertidur nyenyak. Ini akan mencegah Anda dari rasa sakit selama operasi.
  • Dokter akan membuat luka (sayatan) di dinding perut, membuka aorta, dan memasang klem di atasnya, di atas aneurisma untuk menghentikan aliran darah ke bagian bawah tubuh untuk beberapa saat.
  • Dokter akan memperbaiki aneurisma dengan terlebih dahulu membuat luka di aneurisma, membukanya, dan mengeluarkan material di dalamnya. Kemudian dokter akan menjahit sebuah cangkok ke arteri di atas dan di bawah aneurisma dan melipat cangkang aneurisma di atas cangkok. Berdasarkan lokasi aneurisma, dokter mungkin memasang tabung dari aorta, di atas aneurisma, ke arteri iliaka atau femoralis (arteri yang memasok kaki dengan darah). Tabung ini akan melewati aneurisma dan membawa darah dari aorta ke arteri di kaki.
  • Kemudian Dokter akan menutup sayatan di dada Anda.

Apa yang terjadi setelah prosedur?

Anda akan tinggal di unit perawatan intensif sampai kondisi stabil, lalu pindah ke kamar biasa. Di rumah sakit, biasanya Anda akan menginap 1 sampai 7 hari, tergantung kondisi.

Sebuah tabung dapat dimasukkan dari hidung ke dalam perut Anda untuk membantu melepaskan cairan dan udara dari saluran cerna. Selang khusus ini mungkin tinggal di tempat selama 2 sampai 3 hari hingga usus pulih dari operasi.

Apa manfaat dari prosedur ini?

  • Tidak ada lagi risiko aneurisma yang pecah.
  • Jika Anda memiliki penyempitan pembuluh darah yang terkait dengan aneurisma, mungkin akan lebih mudah mengatasinya dengan berjalan kaki hingga tekanan darah Anda membaik.
  • Anda harus menghindari semua aktivitas berat selama 4 sampai 6 minggu. Anda harus bertanya kepada dokter seberapa aktif dan kapan Anda harus kembali untuk pemeriksaan.

Berapakah risiko terkait dengan prosedur ini?

  • Ada beberapa risiko ketika Anda diberikan anestesi umum. Diskusikan risiko ini dengan dokter Anda.
  • Resiko serangan jantung saat operasi meningkat jika terjadi plak (penumpukan lemak) di pembuluh darah ke jantung.
  • Ginjal bisa rusak jika suplai darah terpotong terlalu lama selama operasi berlangsung.
  • Beberapa atau semua fungsi seksual mungkin hilang jika beberapa saraf di sekitarnya terkena
  • Sepotong gumpalan darah bisa pecah dan menyebabkan penyumbatan suplai darah menuju kaki, yang mungkin menyebabkan Anda harus menjalani operasi tambahan.

Anda harus bertanya kepada dokter setiap risiko dan dampaknya bagi tubuh Anda.

Kapan saya harus menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika:

  • Anda memiliki perut kembung.
  • Anda merasakan mual dan mulai muntah.
  • Anda mengalami demam.
  • Anda mengalami kemerahan, bengkak, nyeri, atau darah keluar dari bekas sayatan operasi.
  • Anda mengalami sesak napas.
  • Anda mengalami nyeri dada.

Hubungi dokter selama jam kerja jika:

  • Anda memiliki pertanyaan tentang prosedur atau hasilnya.
  • Anda ingin membuat janji lain
Comments
Loading...