Berhubungan badan selama kehamilan, aman untuk Bayi?

0 12

Berhubungan badan selama kehamilan adalah kegiatan yang normal dan tidak menimbulkan masalah asalkan tidak ada kontraindikasi, seperti ancaman persalinan prematur atau aborsi. Namun, banyak wanita yang merasa ragu, khawatir akan berdampak buruk bagi bayinya. Berikut ini, anda bisa mengetahui apa sebenarnya yang bayi Anda rasakan ketika berhubungan seks saat hamil.

Berhubungan badan selama kehamilan, apa yang Bayi anda rasakan?

Hormon kesegaran

Selama berhubungan badan, tubuh wanita melepaskan sejumlah hormon yang membawa kesegaran. Keintiman dan kesenangan dalam seks menyebabkan seorang wanita melepaskan endorfin, yang bisa melewati plasenta dan mencapai bayi, menyebabkan sensasi relaksasi dan ketenangan.

Meningkatnya detak jantung

Adrenalin juga merupakan hormon yang bisa melewati plasenta dan hal tersebut menyebabkan peningkatan detak jantung ibu dan bayi. Tapi jangan khawatir, ini tidak menyakiti si kecil. Dalam irama normal dan yang diharapkan, dan untuk waktu yang singkat, hal ini masih tergolong normal.

Saat orgasme

Saat orgasme wanita melepaskan endorfin yang lebih besar lagi, yang juga akan sampai pada bayi. Dengan begitu, pada saat bersamaan, si bayi merasakan hal yang sama dengan sang ibu dan bahkan bisa memperkuat ikatan di antara mereka.

Apakah penis sampai ke bayi?

Ketakutan yang sangat umum yang mencegah pasangan berhubungan badan selama kehamilan adalah ketakutan ketika penis menyebabkan luka pada bayi. Akan tetapi, Anda tidak perlu ragu, tidak ada bahaya yang seperti itu. Serviks adalah struktur yang mengeras dengan baik dan cukup tebal sehingga dampaknya tidak sampai ke bayi.

Gerakan mendadak akan menggoncang bayi?

Pada kehamilan, terutama saat kehamilan tua dimana perut semakin besar, jauh lebih sulit untuk melakukan beberapa posisi seksual. Wanita biasanya memilih posisi di mana dia merasa nyaman dan juga tidak memperpendek kanal vagina terlalu banyak. Jadi tidak perlu takut bahwa gerakan seks yang paling mendadak akan membahayakan bayi Anda.

Selain itu, rahim adalah struktur otot yang terbuat khusus untuk melindungi bayi dari goncangan yang kuat. Dan cairan amnion juga ada untuk melindungi si kecil dari dampak apapun. Jadi Anda tidak perlu takut.

Dari kapan bayi merasakan itu semua?

Sulit untuk mengetahui kapan janin mulai memahami faktor eksternal, karena tidak banyak studi konklusif mengenai masalah ini. Namun, pada usia 12 minggu sistem saraf pusat janin sudah mulai mencapai kedewasaan yang mungkin menguntungkannya untuk merasakan sensasi ini.

Kontraindikasi seks dalam kehamilan

Seks itu sehat dan bagus. Kontraindikasi pada kehamilan terjadi jika ibu memiliki kondisi yang berbahaya. Situasi seperti plasenta yang sedikit atau gangguan pada leher rahim bisa membawa kontraindikasi dan penting untuk segera membicarakannya dengan dokter kandungan Anda.

Selain itu, Anda mungkin melahirkan lebih mudah (normal) karena berhubungan badan selama kehamilan. Pada akhir kehamilan serviks menjadi rentan terhadap hormon oksitosin, yang memicu kontraksi persalinan. Karena hormon ini dilepaskan dalam jumlah besar selama hubungan seksual, jika Anda berisiko melahirkan secara prematur, bukanlah ide bagus untuk berhubungan seks dalam kondisi ini.

Hal penting lainnya adalah bahwa Anda jangan melakukan hubungan seks jika Anda tidak menginginkannya. Karena libido wanita sangat bervariasi pada tahap ini. Perubahan hormonal dan kecemasan bisa membuat wanita memiliki hasrat seksual yang besar atau sebaliknya. Selain itu, saat kehamilan tersebut, akan semakin sulit seorang wanita mencapai orgasme dan mendapatkan kepuasan seksual.

Artikel terkait:

Jangan lupa gunakan memakai pengaman jika ada risiko penularan PMS. Karena penyakit menular seksual memiliki potensi ganda untuk merusak kehamilan dan bisa membahayakan ibu dan bayinya. Ketika wanita hamil terkena sifilis, ada risiko keguguran dan jika sang ibu berhasil melahirkan, bayinya mungkin mengalami gejala gangguan kesehatan seperti kebutaan, ketulian, kekurangan mental dan malformasi umum seperti microcephaly (kelainan abnormal kepala, kondisi bawaan yang terkait dengan perkembangan otak yang tidak lengkap).

Comments
Loading...