Home Masa Kehamilan Ciri-ciri infeksi setelah keguguran

Ciri-ciri infeksi setelah keguguran

15320
2
SHARE

ciri infeksi setelah keguguranKeguguran adalan kejadian yang paling menyedihkan dan mengacu pada hilangnya kehamilan sebelum minggu ke-20 masa kehamilan. Lebih dari 10% dari kehamilan berakhir dengan keguguran karena berbagai alasan yang berbeda. Kadang-kadang keguguran bisa terjadi sangat awal bahkan calon ibu itu sendiri tidak mengetahui sama sekali.

Artikel terkait: Bisakah hamil setelah operasi fibroid rahim?

Kesedihan seorang wanita semakin bertambah ketika keguguran tersebut menyebabkan infeksi. Lebih dari 3% wanita menderita infeksi setelah mengalami keguguran pada trimester pertama mereka. Adanya infeksi setelah keguguran kebanyakan masih bisa diobati namun pastikan memilih pengobatan yang tepat untuk mengatasi hal tersebut.

Ciri-ciri infeksi setelah keguguran

  • Anda mungkin mendapati beberapa perubahan setelah mengalami keguguran
  • Kemungkinan infeksi lebih besar jika rahim anda belum bersih. Kejadian seperti ini dapat menyebabkan pendarahan serius.
  • Sebuah pemeriksaan panggul yang lebih teliti bisa menunjukkan potongan jaringan yang keluar dari rahim anda yang merupakan tanda lain dari gejala infeksi.
  • Infeksi kemungkinan besar sudah berkembang apabila anda mendapati aroma berbeda yang berasal dari organ intim anda.
  • Demam merupakan tanda lain dari infeksi setelah keguguran
  • Sakit perut disebabkan infeksi.

Artikel terkait: Penyebab susah hamil, Penyakit dan kondisi

Yang harus anda lakukan!

Sangat penting untuk segera mendapatkan pertolongan medis. Yang perlu anda ingat, infeksi pasca keguguran kadang-kadang dapat mengancam nyawa apabila tidak segera diobati.

Dokter mungkin melakukan pemeriksaan USG guna mengkonfirmasi sisa jaringan di dalam rahim anda. Setelah menjalani tes ini, mereka akan meresepkan antibiotik untuk membersihkan infeksi. Pada beberapa kasus, operasi dilakukan untuk mengeluarkan jaringan yang masih tersisa di rahim pasien.

Cara mencegah infeksi setelah keguguran

Dokter biasanya akan merekomendasikan beberapa obat yang membantu membersihkan infeksi tersebut, segera setelah pendarahan berhenti, anda diperbolehkan mencoba beberapa cara agar kondisi kesehatan anda segera pulih. Sebagai permulaan, hindari penggunaan pembalut dan sejenisnya. Tunda keinginan anda berenang serta berhubungan badan hingga kondisi anda pulih sepenuhnya. Seiring dengan menjalankan tindakan pencegahan ini, anda tetap diharuskan mengkonsumsi antibiotik sesuai dengan resep dokter.

Yang mesti di pertimbangkan setelah keguguran

Keguguran adalah peristiwa berat yang harus ditanggung seorang wanita. Banyak dari mereka menjadi trauma sehingga takut untuk hamil kembali karena mereka berpikir kejadian yang sama akan terulang lagi. Beberapa bahkan memutuskan tidak hamil selamanya. Sangat penting untuk mendiskusikan pengalaman ini dengan pasangan serta orang-orang terdekat sehingga pengalaman serupa tidak terulang kembali.

Baca juga: Cara mengurangi nyeri pada payudara selama kehamilan

1. Mengalami keguguran yang lain

Pertanyaan ini sangat umum ditanyakan. Kejadian seperti ini biasanya bergantung pada kondisi fisik masing-masing wanita. Apabila keguguran ini yang pertama kali anda mengalami keguguran dan memiliki kehamilan normal sebelum peristiwa ini, kemungkinan di kehamilan berikutnya anda akan mendapatkan kehamilan yang normal dan sehat. Anda mungkin perlu merasa khawatir jika anda memiliki beberapa keguguran berturut-turut, terutama pada kehamilan normal sebelum peristiwa keguguran. Anda perlu bekerjasama dengan dokter guna mengetahui penyebab keguguran berulang-ulang tersebut.

2. Berhubungan seksual

Akal sehat kita pasti mengatakan untuk membiarkan pendarahan berhenti total sebelum berhubungan seksual. Biasanya akan berlangsung selama satu hingga tingga minggu dan mungkin lebih tergantung pada komplikasi yang terlibat dalam keguguran. Hubungan seksual dikala pendarahan hanya akan memperlambat pemulihan kondisi kesehatan anda. Mungkin saja anda tidak sabaran ingin hamil lagi dan ingin berhubungan seksual dengan pasangan anda sesegera mungkin. Anda hanya bisa hamil sekali lagi setidaknya setelah seminggu setelah peristiwa keguguran. Apapun masalahnya, pastikan untuk selalu membahasnya dengan pasangan anda dan berbagi pemikiran anda dengan dokter guna memastikan keamanan untuk berhubungan seks lagi.

Baca juga: Kenali proses prakosensepsi pada wanita hamil

3. Hamil kembali

Tidak ada bukti yang menyebutkan seorang wanita diharuskan menunda sementara waktu sebelum memutuskan untuk hamil lagi bisa mencegah terjadi keguguran di masa depan. Dari sini bisa kita simpulkan, bahwa jika anda merasa baik-baik saja, anda diperbolehkan untuk berhubungan seksual kembali dan berharap bisa segera hamil. Beberapa ahli mungkin menyarankan untuk tidak hamil satu bulan setelah keguguran, terutama jika anda kehilangan sejumlah besar darah, ditambah anda memiliki tekanan darah tinggi atau diabetes. Biasanya disaat-saat seperti ini godaan besar datang untuk kembali mencoba untuk hamil lagi, namun bicarakan terlebih dahulu dengan dokter anda guna memastikan anda merasa cukup sehat untuk menjalani kehamilan tanpa hambatan.

SHARE

2 COMMENTS

  1. Dok saya mau tanya. Saya mengalami keguguran 7 februari dan sampai sekarang perut masih suka sakit dan juga perut bagian bawah. Beberapa hari ini kalau pagi suka mual. Apakah sakit di perut saya ini normal? Bagaimana mengatasinya? Terima kasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here