Home Sistem Pencernaan Gejala dan alergi kerang

Gejala dan alergi kerang

2028
0
SHARE

Alergi kerang adalah hal yang umum terjadi pada orang dewasa. Tapi bagaimana anda bisa tahu jika anda memiliki gejala dan alergi kerang?. Berikut ini yovebi.com mengulas masalah kesehatan tersebut di dalam artikel ini. Pelajari gejala dan cara berurusan dengan gangguan kesehatan ini untuk pola hidup yang lebih baik.

Gejala dan alergi kerang

Sekitar dua persen orang dewasa di Indonesia memiliki alergi kerang, sehingga menjadikan hal ini salah satu alergi yang paling umum di Indonesia. Sedangkan pada anak-anak kurang dari satu persen memiliki alergi kerang, sehingga alergi kerang ini kemungkinan terjadi pada usia dewasa, tidak seperti banyak alergi makanan yang biasanya mulai sejak masa kecil. Alergi kerang bisa bertahan lama dan untuk beberapa orang bisa berakibat fatal. Masing-masing orang menunjukkan reaksi yang berbeda di kala alergi kambuh. Sebagian hanya bereaksi terhadap beberapa jenis kerang. Reaksi dapat bervariasi dari ringan sampai berat. Dokter mungking akan melakukan serangkaian tes, untuk memastikan alergi seperti apa yang anda derita.

Gejala alergi kerang

Penderita alergi kerang bereaksi terhadap protein tropomiosin. Histamines yang diproduksi tubuh akan mencoba melawan gejala alergi tersebut, yang mana hasilnya ditunjukan berupa gejala ringan atau berat dan terkadang tidak langsung. Gejala umum dari alergi kerang meliputi:

  • Gangguan pernafasan, mengi atau kesulitan bernapas
  • Reaksi kulit seperti eksim, ruam atau gatal-gatal
  • Kesemutan di mulut
  • Pembengkakan pada bibir, lidah, wajah, tenggorokan, telinga, tangan atau jari
  • Mual, muntah, diare atau sakit perut
  • Pusing, pingsan

Kasus yang parah dari alergi kerang hingga menyebabkan anafilaksis, yang meliputi jantung berdenyut cepat, sakit kepala ekstrim, tenggorokan bengkak dan penurunan tekanan darah, menyebabkan shock.

Artikel terkait: Jenis-jenis alergi, penyebab dan gejala

Diagnosis untuk memeriksa jenis alergi

Jika Anda merasa memiliki alergi pada kerang, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Serangkaian tes medis akan digunakan untuk menentukan apakah itu adalah alergi kerang atau alergi jenis makanan lain. Gejala yang terlihat bisa jadi menunjukkan ciri atau tanda alergi, tetapi hanya tes dilakukan oleh dokter yang bisa menjadi acuan pasti. Ada dua jenis tes untuk menentukan alergi kerang:

Tes kulit. Sebuah tusukan diberikan pada kulit dan daerah tersebut akan diberi protein yang bisa menunjukkan menghasilkan reaksi alergi. Hasil positif terkena alergi apabila kulit berubah membesar dan memiliki benjolan.

Tes darah. Tes Alergen spesifik antibodi IgE dipapar pada sampel darah Anda untuk mengukur reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap protein kerang dengan mengukur antibodi dalam darah Anda.

pengobatan pada alergi udang

Pencegahan pada alergi kerang

  1. Jika anda telah didiagnosa memiliki alergi kerang, dengan menghindari semua jenis makanan atauh olahan dari kerang adalah satu-satunya cara pasti untuk menghindari kambuhnya reaksi tidak menyenangkan. Produsen makanan diwajibkan oleh hukum untuk memberi label makanan dengan daftar alergen yang mungkin terkandung dalam produk mereka.

          Jika Anda memiliki alergi kerang, Anda juga harus menyadari apa saja yang bisa dikonsumsi dan mendidik diri sendiri.

  1. Daftar makanan laut penyebab alergi

          Alergi terhadap satu jenis kerang dapat pula berarti alergi terhadap hewan laut yang lainnya. Berikut adalah daftar jenis kerang yang harus Anda hindari jika Anda memiliki alergi:

  • Remis
  • Udang
  • Abalone
  • Conch
  • Mussels
  • Lobster
  • Tiram
  • Cockle
  • Crawfish and crayfish (udang karang)
  • Scallops
  • Udang
  • Squid (cumi)
  • Gurita
  • Moluska
  • Udang krill
  • Barnacle
  • Sotong
  • Limpet
  • Whelk
  • Siput laut
  • Landak laut
  • Timun laut
  • Periwinkle
  1. Tips untuk anda penderita alergi kerang yang perlu di ingat
  1. Selalu waspada atas apa yang Anda makan. Dan beri pengajaran pada anak-anak Anda untuk tidak menerima makanan dari teman-teman mereka jika mereka memiliki alergi kerang.
  2. Selalu membaca label dan pahami bahwa kerang dapat ditemukan dalam produk-produk lain seperti ikan kalengan, kecap ikan, penyedap makanan dan glukosamin.
  3. Anda juga harus menghindari restoran seafood karena kontaminasi bisa saja terjadi. Jika Anda makan di sebuah restoran yang menawarkan ikan pada menu, beritahu kondisi anda dan mintalah pada mereka untuk menyajikan menu tersendiri bagi anda dan selalu bertanya tentang bahan-bahan dan bagaimana makanan tersebut disiapkan.
  4. Jika alergi yang anda miliki tergolong parah, disarankan untuk memakai gelang atau membawa kartu yang bisa memberitahu orang lain tentang kondisi kesehatan Anda tersebut, untuk berjaga-jaga ketika alergi kambuh dan anda tidak dapat ber komunikasi dengan baik.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here