Home Sistem Pencernaan Intoleransi telur: yang mesti dihindari dan boleh dikonsumsi

Intoleransi telur: yang mesti dihindari dan boleh dikonsumsi

371
0
SHARE

Intoleransi telur: yang mesti dihindari dan boleh dikonsumsi. Di antara daftar penyebab alergi yang paling populer, intoleransi telur atau dampak dan reaksi alergi telur mencapai 1,5% pada anak-anak.

Bagi kebanyakan anak-anak, reaksi yang ditimbulkan oleh alergi kemungkinan menghilang seiring mereka beranjak dewasa. Meskipun demikian, ada pula beberapa yang tetap memilikinya hingga mereka dewasa.

Tidak hanya anak-anak, orang dewasa juga memiliki kemungkinan alergi pada telur, hanya saja gejalanya tidak begitu serius. Anda sangat disarankan secara total menjauhi telur meski anda hanya alergi pada kuning atau putih telur, karena pada kenyataannya tidak mungkin memisahkan kuning ataupun putih telur secara total.

Intoleransi telur

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan Intoleransi telur?

Intoleransi makanan terjadi ketika tubuh tidak mampun dengan benar mencerna atau memiliki reaksi yang bersifat merugikan untuk beberapa komponen yang dimiliki telur. Apabila anda memiliki reaksi gastrointestinal atau kekurangan enzim tertentu agar bisa mencerna telur, gangguan inilah yang disebut dengan intoleransi telur. Bagi mereka yang menderita intoleransi telur masih bisa mengkonsumsi telur namun dalam jumlah terbatas. Sama halnya dengan vaksinasi flu, penderita intoleransi telur dapat menerima vaksinasi tersebut tanpa efek samping berbahaya.

Apakah intoleransi pada telur serupa dengan alergi telur?

Intoleransi pada makanan dan alergi makanan terkadang sangat membingungkan. Alergi makanan dapat menyebabkan repson kekebalan tubuh yang sistematik. Tubuh akan memproduksi antibodi imunoglobulin E (IgE) dipicu oleh protein dari telur. Alergi hanya bereaksi apabila penderita memiliki kontak langsung dengan penyebab alergi seperti menu diet dan vaksinasi.

Antibodi IgE yang sebelumnya diproduksi tubuh akan mengikat protein telur untuk kemudian dikirim ke sel mast. Pada tahap ini, peristiwa pengiriman protein telur tersebut menyebabkan pelepasan bahan kimia defensif yang ampuh seperti sitokin dan histamin. Selama proses berlangsung, hal ini menyebabkan tubuh bereaksi dengan gejala seperti pembengkakan mulut dan tenggorkan, muntah, diare serta mengi. Meskipun kebanyakan gejala intoleransi dan alergi saling tumpang tinding, dari segi resiko untuk kesehatan, alergi jauh lebih serius.

Seperti apa gejala yang ditunjukkan intoleransi pada telur?

Kebanyakan penderita intoleransi telur hanya bereaksi pada putih telur saja. Meskipun jarang terjadi, intoleransi terhadap kuning telur juga bisa terjadi.

Intoleransi putih telur sering diartikan dengan ketidakmampuan tubuh penderita untuk menyerap putih telur. Gejala intoleransi yang paling umum adalah buang gas yang berlebihan, kembung, rasa nyeri pada perut/kram, kesulitan bernafas, sakit kepala, masalah kulit, nyeri sendi, nyeri ulu hati, mudah marah, gugup dan yang terakhir mual-mual.

Apa yang harus saya lakukan?

Cara yang paling mudah untuk menghindari gejala intoleransi telur adalah menghindari telur dan segala jenis makanan yang mengandung bahan telur. Perubahan pola makan ini sebenarnya cukup merepotkan, mengingat sebagian besar produk makanan dihasilkan dari telur atau putih telur.

Menu makanan yang bisa saya konsumsi?

Pada telur terdapat sejumlah vitamin seperti Vitamin A, B, D, E serta kalsium, zat besi dan fosfor. Pada satu 1 butir telur mampu mencukupi kebutuhan harian sebesar 15%, dari sini kita tahu alasan telur sangat penting terutama pada mereka yang sedang menjalani diet vegetarian. Dengan hilangnya telur dari daftar makanan anda, maka pastikan daftar makanan berikut hadir pada menu makanan anda:

  • Kacang-kacangan dan polong-polongan.
  • Biji-bijian
  • Daging, protein ikan serta susu.

Sedangkan penggunaan putih telur dalam membuat kue, ada beberapa bahan alternatif pengganti yang mampu meniru sifat pada putih telur seperti:

  • Buah yang dihaluskan (ditumbuk) – bersifat mengikat
  • Tepung maizena (tepung jagung)  – bersifat bahan penebal
  • Ogran tanpa telur.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here