Home Kesehatan Wanita Pertanyaan yang umum dan jawaban seputar kanker payudara

Pertanyaan yang umum dan jawaban seputar kanker payudara

4211
2
SHARE

Pertanyaan yang umum dan jawaban seputar kanker payudara

Banyak mitos yang kita dengar seputar penyebab kanker payudara. Berikut ini kami akan memberikan informasi hal yang benar dan keliru berdasarkan update penelitian terbaru.

Pertanyaan yang umum dan jawaban seputar kanker payudaraApakah benar resiko terkena kanker payudara lebih besar pada wanita yang tidak menyusui?
Beberapa orang mungkin mengatakan bahwa menyusui dapat mengurangi resiko terkena kanker payudara. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang mengalami menstruasi lebih awal atau terlambat menopause memiliki resiko dikarenakan secara keseluruhan selama hidupnya lebih sering menerima hormon estrogen. Ada juga sebuah penelitian yang menunjukkan wanita yang tidak memiliki anak terlambat mengandung mempunyai resiko tinggi terkena kanker ini.

Apakah penggunaan deodorant dapat menyebabkan kanker?
Pertanyaan ini sering sekali muncul. Deodorant atau antiperspirant tidak berhubungan dengan penyebab kanker payudara. Lebih lanjut, faktanya adalah kanker di ketiak berasal dari payudara dan bukan sebaliknya.

Artikel terkait: Pilihan pengobatan untuk kanker payudara

Apakah meminum alkohol berbarengan dengan makan malam bisa menyebabkan kanker?
Kandungan pada alkohol dapat menyebabkan meningkatnya resiko anda terkena kanker, dan semakin sering anda mengkonsumsinya, semakin besar pula resikonya, dikarenakan alkohol akan memperbesar produksi hormon estrogen didalam darah. Jumlah estrogen yang berlebihan dapat menyebabkan kanker payudara. Oleh karenanya, menyingkirkan alkohol dari daftar menu anda adalah ide yang baik.

Apakah obat penambah hormon aman di kala menopause?
Hormon selama menopause menambah resiko kanker payudara. Memang ada banyak wanita yang memerlukan obat hormon dan ada pula yang tidak. Satu hal penting adalah pertimbangkan penggunaannya dan konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter. Tentu saja banyak wanita yang pada tubuhnya memiliki kelebihan gen sehingga memerlukan terapi hormon. Cuma yang perlu disadari adalah konsumsi obat penambah hormon tersebut memiliki resiko yang berhubungan dengan kanker.

Konsumsi pil pencegah kehamilan dapat menyebabkan kanker payudara?
Obat jenis ini mungkin saja bisa memberikan sedikit peningkatan resiko, yang kemudian resiko tersebut bertambah besar ketika anda berhenti mengkonsumsinya. Yang menjadi masalah adalah, selain bekerja mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, obat ini juga membawa beberapa resiko kesehatan lain pada wanita.

Resiko terkena kanker lebih besar pada wanita yang sering mengenakan bra
Sering atau tidaknya mengenakan bra bukanlah penyebabnya. Kanker ini telah ada jauh sebelum bra ditemukan, hal ini diketahui dari banyaknya lukisan wanita dengan tipe tumor yang berbeda yang berasal dari jaman dahulu.

Apakah shock atau bekas trauma bisa menyebabkan kanker?
Tidak, belum ada ditemukan bukti ilmiah sebelumnya.

Apakah stres bisa menyebabkan kanker payudara?
Tidak, kanker ini tidak ada hubungannya dengan stres. Stress sebenarnya memiliki efek yang berbeda. Menurut penelitian dua dokter berkebangsaan Denmark yang berasal dari Cancer Society, mereka mengindentifikasi bahwa wanita yang sering mengalami stress lebih kecil kemungkinannya terkena kanker payudara bila dibandingkan dengan wanita yang jarang mengidap stress. Penelitian kedua yang dilakukan dengan jumlah objek penelitan yang lebih besar yakni para orangtua yang mengalami kehilangan anak mereka, yang tentu saja hal ini menyebabkan stress berat bagi para objek penelitian. Ditemukan bahwa resiko mereka terkena kanker payudara sangat tinggi.

Baca juga: 8 cara sederhana mengatasi emosi

Apakah merokok bisa menyebabkan kanker payudara?
Normalnya rokok tidak berhubungan dengan kanker ini. Namun jika anda sudah merokok jauh sebelum payudara berkembang sempurna, resiko kanker otomatis semakin besar.

Apakah kanker payudara lebih banyak menyerang wanita berumur?
Kebanyakan wanita yang terkena kanker payudara berusia 50-70 tahun, oleh karenanya disarankan pemeriksaan mamografi setiap dua tahun sekali dilakukan oleh wanita berusia tersebut. Namun seperti yang disebutkan sebelumnya, selalu saja ada alasan agar menjaga kesehatan payudara, karena kanker payudara bisa menyerang segala usia. Umumnya kanker payudara jarang terjadi pada wanita dibawah usia 35 tahun.

Bagaimana cara mencegah kanker payudara?

Menurut beberapa ahli medis, tidak ada metode yang bisa mencegah kanker payudara dikarenakan belum ditemukannya penyebab pasti penyakit ini. Namun anda bisa melakukan beberapa hal untuk mencegahnya:

  1. Rutin menjalani test kesehatan dengan mammography (X-ray), alat ini dapat mendeteksi tumor berukuran beberapa milimeter yang tidak anda sangka ada ditubuh anda.
  2. Jagalah diri dan kesehatan anda. Bila anda mendapati perubahan kesehatan pada payudara, segeralah beritahu dokter. Tidak masalah jika yang anda rasakan itu adalah kanker atau bukan. Jika ternyata memang kanker akan sangat bagus karena terdeteksi lebih awal. Ciri-ciri pada yang perlu anda perhatikan berupa keluarnya cairan dari puting atau ruam yang terdapat pada puting susu.
  3. Aktiflah secara fisik. Penelitian menunjukkan wanita yang aktif secara fisik mengurangi resiko 30% terkena kanker payudara.
  4. Perhatikan berat badan anda. Terlalu gemuk apalagi setelah menopause dapat meningkatkan resiko kanker ini sebanyak 30 persen dibandingkan wanita yang memiliki berat normal. Penjelasan akan hal ini terletak pada jumlah hormon estrogen yang meningkat drastis setelah menopause yang umunya terbentuk dari jaringan lemak.
  5. Kurangi penggunaan penambah hormon, hentikan bila perlu.
  6. Kurangi konsumsi alkohol dan berhentilah merokok.
  7. Segeralah periksakan ke dokter bila anda menemukan kejanggalan pada payudara anda terutama bila terasa seperti ada gumpalan.
  8. Hiduplah dengan bijaksana dan perbanyak konsumsi buah dan sayuran, dengan cara ini anda bisa meminimalisasikan resiko kanker. Cobalah mengkonsumsi setidaknya 600 gram setiap harinya.

pertanyaan dan jawaban seputar kanker payudara

Artikel terkait: Ingin kurus?, Baca dulu artikel ini.

Pada tahun 1940, sekitar 47% wanita yang terkena kanker payudara divonis hanya dapat bertahan hidup selama 5 tahun, namun seiring perkembangan zaman dan metode pengobatan, sekitar 85% wanita mampu bertahan hingga 5 tahun bahkan lebih.  Kemungkinan dimasa depan kita menjadi saksi majunya metode pengobatan – contohnya seperti pengobatan pada kanker payudara. Herceptin merupakan contoh penemuan obat baru yang banyak digunakan, yang memiliki sedikit efek samping dan terbukti efektif.

Apa saja metode untuk mendeteksi kanker payudara?

  1. Mammography (sinar X-ray pada dada untuk menemukan sel kanker)
  2. Ultrasound (Pelengkap mamografi dalam bentuk USG yang dilakukan pada payudara dan ketiak).
  3. Biopsy pemeriksaan sample jaringan dengan menggunakan mikroskop. Dalam beberap kasus mungkin diperlukan operasi pada objek untuk mendapatkan diagnosis yang lebih sempurna.

Treatmen pada kanker payudara

pasien kanker payudaraKebanyakan kasus, pasien akan segera menjalani operasi setelah di diagnosis terkena kanker. Tergantung pada tingkat keparahan, anda akan sering menerima terapi radiasi atau terapi medis lainnya setelah melewati proses operasi. Persentasenya sangat kecil kemungkinan gagal pada kasus operasi kanker payudara. Pengecualian mungkin dikarenakan pasien tidak mentolerir operasi atau alasan lain kanker sudah parah ketika ditemukan.

Operasi dilakukan untuk mengangkat bagian yang terinfeksi atau bisa saja keseluran payudara. Untuk kasus tumor besar, keseluruhan dari payudara akan diangkat guna memastikan semua jaringan kanker telah hilang. Kemungkinan operasi payudara bergantung pada jenis, lokasi ukuran tumor dan ukuran payudara. Semakin lama kanker payudara terdeteksi, semakin besar pula kemungkinan operasi konservasi payudara dilakukan.

sumber: www.cancer.dk

SHARE

2 COMMENTS

  1. Selamat pagi,Sy Siska (25 th) dari Tangerang.
    Sy ingin sedikit bercerita tentang kerabat sy yg menderita kanker payudara.
    Saat ini beliau sudah menjalani oprasi pengangkatan payudaranya dan sudah menyelasaikan tahap kemoterapi. dan sekarang sedang mempersiapkan untuk proses Penyinaran.
    Yang ingin sy tanyakan adalah, Selama proses penyinaran berlangsung bolehkah dekat dengan balita? , karna dari beberapa info yg kami dapatkan ada yg mengatakan boleh dan ada yg mengatakan tidak boleh. mohon untuk bantuan saran dan informasinya.
    Terimakasih.

    • Chemical dari proses kemo dan radiasi bisa menembus pori-pori kulit dan bertahan hingga kurang lebih 12 hari setelah perawatan terakhir.

      Sebaiknya tidak berspekulasi dengan “orang bilang”, Saran kami, untuk langsung konsultasikan pada dokter yang menangani kerabat mba.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here