Home Kesehatan Anak Teknik menjaga kesehatan gigi anak anda

Teknik menjaga kesehatan gigi anak anda

249
0
SHARE

menjaga kesehatan gigi anakAnak-anak biasanya mendapatkan gigi pertama mereka (gigi susu) pada usia sekitar enam bulan. Menjaga kesehatan gigi anak anda sejak dini akan membantu mereka tumbuh dengan gigi dan gusi yang sehat. Mengawasi apa yang anak anda makan, kebersihan mulut dan mengunjungi dokter gigi secara teratur adalah hal yang penting.

Di bawah ini diuraikan beberapa langkah yang dapat anda ambil guna menjaga gigi anak anda sehat.

1. Sikat gigi yang sesuai

Ketika memilih sikat gigi untuk membersihkan gigi anak anda, anda harus memilih sikat gigi dengan bentuk kepala kecil sehingga cocok dan nyaman di mulut si kecil. Sikat gigi dengan bulu yang tidak terlalu keras maupun lunak juga cocok.

2. Ganti sikat gigi anak anda secara teratur

Hindari sikap tidak perduli pada kondisi sikat gigi anak anda. Tipe sikat gigi untuk anak-anak tidak seperti sikat gigi orang dewasa sehingga lebih cepat usang. anda harus mengganti sikat gigi mereka setiap tiga bulan atau lebih awal jika bulu sikat terlihat kehilangan kekuatan dan melebar. Bila kondisi bulu sikat sudah merenggang, dipastikan kondisi gigi anak tidak bersih menyeluruh karena permukaan tertentu terlewatkan.

3. Gunakan pasta gigi yang cocok dan jumlah yang tepat

Terdapat banyak pasta gigi berbeda merek yang tersedia di pasaran, sehingga membuat bingung kita para orangtua untuk memilih mana pasta gigi yang terbaik untuk menjaga kesehatan gigi anak. Untuk membantu mencegah kerusakan gigi, pilihan pasta gigi yang terbaik adalah yang mengandung kandungan tertentu yang disebut fluoride. Fluorida dapat membantu melindungi enamel gigi anak anda dan menghambat bakteri plak yang dapat menyebabkan kerusakan gigi.

Untuk semua anak yang berusia antara nol hingga enam, pasta gigi yang mengandung fluoride sebesar 1350-1500ppm (parts per million) merupakan pilihan terbaik. Gunakan pasta gigi menyebar di sepanjang sikat gigi untuk membersihkan gigi anak anda jika mereka masih berusia di bawah usia tiga tahun. Jika anak anda berusia di antara tiga hingga enam tahun, pastikan jumla pasta yang anda gunakan tidak lebih dari seukuran kacang untuk membersihkan gigi mereka.

Baca juga: Penjelasan penyebab sakit perut pada anak-anak

4. Ketahuilah seberapa sering, dan untuk berapa lama, anak harus menyikat gigi mereka

Anak anda harus menyikat gigi setidaknya dua kali sehari, sekali di malam hari sebelum tidur dan waktu lain di siang hari.

Anak-anak cenderung belajar dengan cepat dengan meniru perilaku dari orang tua atau saudara mereka yang lebih tua. Sikat gigi bersama anak-anak anda di pagi hari sebelum mereka berangkat ke sekolah, dan di malam hari sebelum tidur supaya mereka masuk dalam suatu rutinitas yang baik.

Menyikat gigi dapat membantu mencegah kerusakan gigi dengan membuang plak dan sisa makanan yang mungkin terjebak pada gigi mereka. Tidak ada teknik menyikat yang paling baik, namun sebagai orang tua, anda dapat mengajarkan mereka untuk menyikat gigi selama dua menit guna mendapatkan kebersihan serta menjaga kesehatan gigi anak yang tepat.

5. Perhatikan apa saja yang mereka konsumsi

Makanan dan minuman yang banyak mengandung gula tambahan seperti permen, kue dan minuman bersoda tidak baik bagi gigi anak anda. Ketika dikonsumsi, bakteri pada gigi mereka mengkonversi gula menjadi asam.

Asam ini merusak mineral pada permukaan gigi, menghancurkan enamel gigi anak. Setelah beberapa saat, asam biasanya dinetralkan oleh air liur dan kondisi gigi mereka mulai diperbaharui. Namun, jika anak anda secara teratur mengkonsumsi makanan dan minuman tersebut, permukaan gigi akan bertambah rusak karena tidak cukup banyak waktu untuk proses pemulihan. Hal ini yang menjadi penyebab kerusakan pada gigi anak pada umumnya.

Asam pada makanan dan minuman secara langsung dapat merusak enamel gigi anak anda, menyebabkan erosi gigi. Untuk membantu mencegah hal ini, cobalah untuk membatasi konsumsi makanan asam dan minuman yang dimaksud, sehingga tubuh mereka lebih banyak memproduksi air liur (yang dapat menetralkan asam).

Anda juga harus berupaya mengenalkan mereka pada makanan mengandung susu yang juga dapat membantu menetralkan asam di mulut mereka. Susu atau produk susu lainnya (seperti keju) juga penting karena mengandung banyak kalsium yang dapat membantu menjaga kondisi gigi mereka tetap kuat.

Artikel lain: Manfaat makanan organik bagi kesehatan anak

6. Kunjungan rutin ke dokter gigi

Mengajarkan anak akrab dengan dokter gigi adalah hal yang penting. Kunjungan rutin tidak hanya membantu agar mereka merasa nyaman, tetapi juga memungkinkan dokter gigi untuk memantau kesehatan mulut anak dan mengatasi masalah apapun sebelum penyakit berkembang. Anda boleh mulai memeriksakan kondisi kesehatan gigi anak-anak anda dimulai dari gigi pertama serta lakukan check-up setiap tiga sampai 12 bulan.

Yang Paling sering ditanyakan.

  • Berapa lama sebaiknya saya membantu anak sikat gigi? Anak anda akan mendapatkan gigi pertama mereka di usia sekitar enam bulan. Begitu ini terjadi, Anda harus mulai menyikat gigi mereka. Anda harus terus membantu mereka sampai mereka berusia sekitar enam atau tujuh tahun. Seiring bertambah usia, biarkan mereka menyikat gigi mereka sendiri di pagi hari (dalam pengawasan anda) untuk membiasakannya. Di malam hari, anda yang membantu menyikat gigi mereka guna memastikan gigi mereka bersih menyeluruh.
  • Jika anak saya suka mengisap jempol, apakah ini akan mempengaruhi gigi mereka? Mengisap jempol hanya akan mempengaruhi gigi anak, jika mereka terus melakukannya sampai usia di mana gigi permanen mulai tumbuh di gusi mereka. Pertumbuhan gigi permanen tersebut yakni ketika mereka berusia sekitar enam tahun.Informasi lebih lanjutMengisap jempol adalah kebiasaan yang bisa mendatangkan perasaan tenang dan nyaman. Kejadian ini cukup normal dan alami untuk dilakukan anak anda. Akan tetapi jika mereka terus menerus mengisap jempol, kebiasaan ini dapat menyebabkan gigi mereka tumbuh dalam posisi yang salah, atau bentuk gigi tidak selaras ketika mereka menggigit sesuatu. Kondisi ini mungkin perlu diperbaiki melalui perawatan gigi ketika mereka bertambah dewasa nantinya.

    Baca juga: Penyebab susah hamil, Penyakit dan kondisi

  • Mengapa anak saya harus belajar minum dari cangkir? Kebiasaan mengisap minuman dari botol atau gelas dapat menyebabkan kerusakan gigi. Mendukung anak untuk minum dari cangkir dan bukan dari botol mengajarkan mereka kebiasaan baru, untuk menghirup dan menelan, dan mencegah kerusakan gigi. Anda harus mulai untuk memperkenalkan hal ini ke anak Anda, ketika mereka berusia sekitar enam bulan. Ketika sudah berusia 12 bulan, Anda harus membiasakan mereka untuk selalu minum dari cangkir.

 

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here