Home Penyakit Hormonal Tumor kelenjar pituitari dan hormon yang dirusak

Tumor kelenjar pituitari dan hormon yang dirusak

57
0
SHARE

Tumor kelenjar pituitari adalah pertumbuhan abnormal kelenjar di bawah otak atau bagian otak yang mengatur keseimbangan hormon tubuh.

Tumor kelenjar pituitari dan hormon yang dirusakPenyebab dan Faktor Risiko Tumor kelenjar pituitari

Sebagian besar gangguan pituitari adalah jinak (non-kanker). Kira kira 20% populasi manusia memiliki tumor di bawah otak. Namun, banyak dari tumor ini tidak menimbulkan gejala dan tidak pernah didiagnosis selama masa hidup.

Kelenjar pituitari adalah kelenjar endokrin berukuran sebesar kacang polong yang berada di dasar otak. Kelenjar pituitari membantu mengendalikan pelepasan hormon dari kelenjar endokrin lainnya, seperti kelenjar tiroid dan kelenjar adrenal. Kelenjar pituitari juga melepaskan hormon yang secara langsung mempengaruhi jaringan tubuh seperti tulang dan kelenjar susu.

Hormon yang dimaksud:

  • (ACTH)
  • Hormon pertumbuhan (GH)
  • Prolaktin
  • Thyroid-stimulating hormone (TSH)

Seiring pertumbuhan tumor, sel pelepasan hormon di kelenjar pituitari bisa rusak dan menyebabkan hipofisis.

Penyebab tumor pituitary tidak diketahui. Tetapi sebagian berasal dari penyakit keturunan yang disebut multiple endocrine neoplasia

Jenis tumor lain yang dapat ditemukan di bagian kepala yang sama seperti tumor di kelenjar pituitary adalah:

  • Craniopharyngiomas
  • kista
  • Germinoma
  • Tumor yang telah menyebar dari kanker ke bagian tubuh yang lain (tumor metastatik).

Gejala Tumor kelenjar pituitari

Sebagian besar kelenjar pituitari memproduksi satu atau beberapa hormon secara berlebihan.

Akibatnya satu atau lebih gejala seperti di bawah ini dapat terjadi:

  • hipertiroidisme
  • Sindrom Cushing
  • Pertumbuhan raksasa atau akromegali

Gejala yang disebabkan adanya tekanan dari tumor besar di kelenjar pituitari meliputi:

  • Sakit kepala
  • Kelesuan
  • Drainase nasal
  • Mual dan muntah
  • Masalah dengan bau
  • Perubahan dalam penglihatan
  • Penglihatan ganda
  • Kelopak mata menggantung

Dalam kasus yang jarang terjadi, gejala ini mungkin terjadi secara tiba-tiba dan terasa menyakitkan.

Baca juga:

Perawatan medis Tumor kelenjar pituitari

Penyedia layanan kesehatan akan melakukan pemeriksaan fisik pasien. Mereka akan mencari beberapa gangguan dengan duplikasi dan bidang pandang, seperti hilangnya tampilan periferal atau kemampuan untuk melihat di area tertentu.

Tes fungsi endokrin meliputi:

  • Kadar kortisol:
    • Uji Penekanan Dexamethasone
    • Uji kortisol urin
  • Tingkat hormon perangsang folikel (FSH)
  • Tingkat pertumbuhan insulin-1 (IGF-1)
  • Tingkat hormon luteinizing (LH)
  • Tingkat prolaktin serum
  • Tingkat testosteron / estradiol
  • Kadar hormon tiroid:
    • Tes T4
    • Sampel TSH

Tes yang membantu memastikan diagnosis meliputi:

  • Bidang pandang formal
  • MRI kepala

Pengobatan Tumor kelenjar pituitari

Tumor di kelenjar pituitari biasanya bukan kanker dan oleh karena itu tidak menyebar ke bagian tubuh yang lain. Tapi saat tumbuh, mereka bisa memberi tekanan pada saraf dan pembuluh darah yang penting.

Operasi untuk mengangkat tumor seringkali diperlukan, terutama jika tumor mendorong saraf, yang bisa menyebabkan kebutaan.

Pada umumnya, tumor hipofisis dapat diangkat melalui hidung dan sinus. Namun, beberapa tumor tidak bisa dioperasi dengan cara ini dan harus diangkat melalui tengkorak (transkranial)

Terapi radiasi bisa digunakan untuk mengecilkan tumor, baik kombinasi dengan pembedahan atau untuk orang yang tidak bisa dioperasi.

Obat-obatan berikut dapat mengobati beberapa jenis tumor:

  • Bromokriptin atau cabergoline adalah lini pertama pengobatan pada tumor yang melepaskan prolaktin. Obat ini mengurangi kadar prolaktin dan mengecilkan tumor
  • Ocreotide atau pegvisomant kadang digunakan untuk tumor yang melepaskan hormon pertumbuhan, terutama saat kemungkinan pasien sembuh melalui operasi sangat kecil.

Harapan (perkiraan sembuh)

Jika tumor bisa diangkat, harapan pasien bisa dianggap baik, namun tergantung apakah seluruh tumor bisa dikeluarkan.

Komplikasi Tumor kelenjar pituitari

Komplikasi yang paling serius adalah kebutaan. Hal ini bisa terjadi jika saraf rusak parah.

Tumor atau proses operasi itu sendiri bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon permanen.

Hubungi penyedia layanan kesehatan jika Anda mengalami gejala tumor di kelenjar pituitari.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here